SUARA SEMARANG - FIFA memberikan setidaknya 3 catatan usai Indonesia Resmi dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U20.
Tiga catatan tegas FIFA itu meliputi sanksi, tuan rumah pengganti, komitmen federasi sepakbola dunia tersebut pada PSSI hingga menyebut nama Presiden Jokowi.
Pertama, FIFA menegaskan Indonesia tak akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, namun siapa penggantinya masih akan dibahas.
Dalam beberapa hari terakhir, nama Peru, Argentina dan Qatar menjadi kandidat kuat pengganti Indonesia.
FIFA juga menyampaikan jadwal Piala Dunia U20 tak akan berubah dan tetap sebagaimana yang telah dirilis sebelumnya.
Soal sanksi pada Indonesia, FIFA pun menyampaikannya. "Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya," tulis pernyataan resmi FIFA.
Jika benar terkena sanksi, maka menjadi ancaman bagi persepakbolaan di Indonesia. Tak hanya Timnas, namun juga bisa berimbas ke klub.
Pernyataan ketiga sekaligus kabar baiknya adalah FIFA tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan atas transformasi sepakbola di Indonesia setelah tragedi Kanjuruhan.
Bahkan perwakilan FIFA akan terus hadir di Indonesia untuk memberikan pendampingan secara aktif dan bantuan yang dibutuhkan Indonesia.
Baca Juga: Susul Thailand, Shin Tae Yong : Timnas Indonesia Bukan Lagi Tim Level ASEAN
Untuk itu, FIFA akan menjadwalkan pertemuan dengan PSSI dalam waktu dekat untuk menindaklanjutinya.
Keputusan FIFA soal pencabutan status Indonesia jadi tuan rumah kali ini sebagai pukulan telak bagi PSSI yang baru saja dipimpin oleh Erick Thohir.***
Berita Terkait
-
Gibran Hibur Erick Thohir Usai FIFA Hapus Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U20: Ra Usah Sedih Ada Plan B dan C
-
Sedih! Akhirnya FIFA Hapus Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023
-
STY Pecahkan Rekor Timnas, Shin Tae Yong Peringkat Terbaik 11 Tahun Terakhir
-
Nasib Pasukan Shin Tae Yong Usai FIFA Tunjuk Peru, Daftar Peserta Jadi Berubah?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis