SUARA SEMARANG - Bentrok suporter terjadi saat laga PSIS Semarang melawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Minggu (2/4/2023) malam.
Bentrok pecah di akhir babak pertama dan saat laga masih berjalan dengan skor PSIS Semarang 2 dan PSS Sleman 2.
Adalah akun twitter @theshooter_id yang mengunggah video tawur atau bentrok di laga PSIS Semarang dan PSS Sleman tersebut.
Dari video berdurasi 32 detik tersebut, nampak para suporter di tribun belakang gawang bentrok.
Di saat bersamaan, pemain kedua klub masih saling jual beli serangan sehingga fokus para penonton sudah tidak di laga lagi.
"Tawur...tawur...tawur...," kata seseorang di video tersebut.
Dalam video tersebut memperlihatkan tawuran terjadi di tribun belakang gawang di bagian atas.
Namun tak dijelaskan bentrok tersebut terjadi antara sesama suporter atau antar suporter kedua klub.
Karena sebagian penonton terdesak, ada yang nekat melompat turun tribun dan menuju lintasan lari di pinggir lapangan.
Baca Juga: Ghea Youbi Jadi WAGs PSIS Semarang Musim Depan? Panser Biru dan Snex Siap-Siap Nyetadion
"Padahal ki jek main (Padahal ini (pertandingan) masih berlangsung)," katanya.
Sebagian suporter terlihat menyingkir ketakutan dari sebagian suporter lainnya. Sehingga ada teriakan dan suasana terlihat gaduh.
"Ndak lihat bola tapi lihat tawuran. Kita jangan mencontoh yang jelek ya gaes ya," katanya lagi.
Saat bentrok terjadi sesaat kemudian laga babak pertama usai. Hal itu diketahui dari pengumuman dari sound stadion yang menyebutkan skor sementara di akhir babak pertama.
Hingga saat ini belum diketahui pasti apa penyebab bentrok yang terjadi di laga PSIS Semarang lawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri itu.***
Berita Terkait
-
Ghea Youbi Jadi WAGs PSIS Semarang Musim Depan? Panser Biru dan Snex Siap-Siap Nyetadion
-
Libatkan Persib Bandung, Gian Zola Menuju PSIS Semarang Gantikan Septian David Maulana?
-
Bos Yoyok Sukawi Tonton Langsung Paulo Victor, Jadi Tandem Carlos Fortes di PSIS Semarang Musim Depan?
-
Diangkut Truk, Bonek Dipulangkan Paksa Polrestabes Kota Semarang Jelang PSIS Semarang Lawan Persebaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?