SUARA SEMARANG - Ketum PSSI Erick Thohir berhasil melakukan negosiasi dengan FIFA dan mempresentasikan blueprint sepakbola Indonesia pada Gianni Infantino.
Blueprint persepakbolaan nasional yang dipresentasikan Erick Thohir tersebut memang menjadi salah satu konsen FIFA untuk kemajuan persepakbolaan nasional.
Erick Thohir memastikan Indonesia lolos banned dan hanya dikenai sanksi administrasi sehingga masih bisa berlaga di semua turnamen.
Dalam melakukan negosiasi tersebut, Erick Thohir membuka blueprint yang berisikan transformasi sepakbola Indonesia.
Bisa jadi, hal inilah yang menarik bagi FIFA mengingat Presiden FIFA sebelumnya telah datang ke Indonesia dan memulai proses transformasi.
Di sisi lain, blueprint yang dibuka oleh Erick Thohir tersebut bisa juga menjadi daya tarik bagi sepakbola dunia kedepannya.
Mengingat adanya antusiasme besar masyarakat Indonesia akan sepakbola sehingga potensial menjadi pelaku dan pasar persepakbolaan dunia kedepannya.
"Kita hanya diberikan sanksi administratif," tulis Erick Thohir di akun media sosialnya.
Keputusan itu sekaligus menghapus kekhawatiran saat ini yani banned FIFA dan persepakbolaan tanah air akan berjalan mundur.
Jangankan ikut agenda FIFA, Timnas Indonesia bisa saja tak mengikuti SEA Games yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
Aksi negosiasi yang dilakukan oleh Erick Thohir tersebut beredar di media sosial melalui beberapa foto.
Di sana ada Erick Thohir yang duduk bersama dengan Presiden FIFA Gianni Infantino san satu orang lainnya.
Di tangan Erick Thohir ada semacam buku yang dibuka dan disampaikan pada Gianni Infantino.
Dengan pernyataan Erick Thohir tersebut maka seolah ada lampu hijau dari FIFA untuk mendorong kemajuan sepakbola nasional.
Sebelumnya FIFA menekankan agar Indonesia siap dalma jadwal kompetisi salah satunya kick off maksimal pukul 17.00.
Berita Terkait
-
FIFA Tunjuk Indonesia, Eks Chelsea Saingi Shin Tae Yong Tangani Timnas U17 di Piala Dunia?
-
Erick Thohir Ingin Kalahkan Keisuke Honda, Pasukan Indra Sjafri Belum Aman di SEA Games
-
Erick Thohir Lobi Jilid II Indonesia Gantikan Peru Di Piala Dunia U17, Gibran Rakabuming Beri Bocoran?
-
Arsene Wenger Datang dan Kerja Bareng Shin Tae Yong, Ini Tugas Eks Arsenal Untuk Timnas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta