SUARA SEMARANG - Eks atau mantan walikota Semarang Sukawi Sutarip diperiksa oleh polisi kaitannya dugaan kasus korupsi hibah tanah di Kecamatan Mijen.
Polisi dalam hal ini Ditreskrimsus Polda Jateng telah menggali keterangan dari Sukawi Sutarip pada kasus dugaan korupsi hibah tanah rentang tahun 2008-2010 lalu.
Dirreskrimsus Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Dwi Subagio menyatakan telah memanggil dan memeriksa eks walikota Sukawi Sutarip.
Sukawi Sutarip diperiksa statusnya sebagai saksi tentang dugaan korupsi hibah tanah Mijen. Saat itu, ia merupakan walikota yang sedang menjabat.
"Kami memanggil semua pihak untuk dimintai klarifikasi," ujar dia pada Kamis 13 April 2023, kepada media.
Meski demikian, Subagio tidak menjelaskan secara rinci berapa kali Sukawi Sutarip sudah dimintai keterangan.
Subagio mengatakan saat ini masih melakukan pendalaman.
"Satu dua kali penggilan adalah teknis, kita sudah layangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan," ungkap Subagio.
Selanjutnya, penyelidik dari Ditreskrimsus Polda Jateng akan melakukan pencocokan antara keterangan Sukawi Sutarip dengan temuan penyidik.
"Untuk hadir kapan-kapan saja," kata Subagio.
Hanya saja, dalam panggilan dan pemeriksaan tersebut, Subagio menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan kepada Sukawi terkait pensertifikatan berjalan tahun 2010.
"Proses pensertifikatan berjalan tahun 2010, dari situ kita minta keterangan yang bersangkutan terkait dengan pensertifikatan tanah tersebut," katanya.
Subagio menegaskan, akan memanggil pihak-pihak yang bersangkutan terkait kasus pensertifikatan hibah tanah tersebut.
Tak hanya Sukawi Sutarip, polisi tidak menutup kemungkinan akan memanggil eks walikota Semarang yang lain.
"Kita lihat dari keterangan Sukawi nanti. Keterangan bagaimana kita lihat baru kita panggil (eks walikota lainnya)," jelas Subagio saat ditanya pemanggilan eks Wali Kota Semarang yang lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Bocoran iPhone 18: Apple Disebut Tunda Peluncuran, Spesifikasi Bakal Dipangkas?