SUARA SEMARANG - Beberapa hari terakhir, indeks sinar UV di Indonesia terbilang tinggi bahkan di beberapa daerah tercatat ekstrem.
Ada beberapa tingkatan kategori indeks sinar UV, mulai dari hijau (low), kuning (moderate), oranye (high), merah (very high), ungu (extreme).
BMKG mengaluarkan imbauan yang ditujukan kepada masyarakat terkait indeks sinar UV berdasarkan kategorinya.
Berikut ini imbauan BMKG berdasarkan kategori tingkat indeks sinar UV:
1. Hijau (Low): Risiko Bahaya Rendah
Imbauan:
- kenakan kacamata hitam pada hari yang cerah.
- gunakan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ bagi kulit sensitif.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Kuning (moderate) Risiko Bahaya Sedang
Imbauan:
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Oranye (high) Risiko Bahaya Tinggi
Baca Juga: 8,8 Juta Orang Mudik Dengan Transportasi Umum Di 2023
Imbauan:
- tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan pelindung untuk menghindari kerusakan mata dan kulit.
- kurangi waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Merah (very high) Risiko Bahaya Sangat Tinggi
Imbauan:
- tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan tindakan pencegahan ekstra karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dengan cepat.
- minimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Ungu (extreme) Risiko Bahaya Sangat Ekstrem
Imbauan:
- tingkat bahaya ekstrem bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan semua tindakan pencegahan karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dalam hitungan menit.
- hindari paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026