Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 8.487.767 orang mudik dengan transportasi umum pada tahun 2023. Angka itu naik 7,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, jumlah penumpang transportasi itu merupakan kumulatif, jumlah pengguna angkutan umum yang dipantau mulai H-8 hingga H+1 lebaran.
Sedangkan, jumlah pengguna angkutan umum pada Senin (24/4) kemarin atau H+1 Lebaran tahun 2023, terjadi peningkatan jumlah pengguna angkutan umum yaitu sebesar 824.494 orang. Jumlah ini meningkat 29,70% dibanding pergerakan di hari kedua lebaran atau H2 sebanyak 635.714 orang.
Adapun pergerakan didominasi pengguna angkutan udara sebanyak 232.411 orang atau 27,59% dari total pengguna angkutan umum pada H+1 kemarin. Selanjutnya pergerakan terbanyak kedua yaitu pengguna angkutan kereta api sebanyak 177.761 orang atau 21,10% dari total pengguna, angkutan jalan (AKAP) 177.761 orang/21,10%, angkutan penyeberangan 170.361 orang atau 20,22%, dan angkutan laut 68.598 orang atau 8,14%.
Pada Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun ini, titik pergerakan penumpang dan kendaraan dipantau dari 111 terminal, 18 Pelabuhan Penyeberangan, 51 Bandar Udara, 110 Pelabuhan Laut, 13 Daop/Divre perkeretaapian, 42 Gerbang Tol dan 20 ruas Jalan Arteri.
"Pergerakan penumpang diprediksi masih akan tinggi pada H+2 Selasa 25 April," ujar Adita yang dikutip, Rabu (26/4/2023).
Sementara, Jasa Marga mencatat total kendaraan di Ruas Tol wilayah Jabotabek yang menuju Jakarta pada H+1 atau 24 April 2023 kemarin sebanyak 222.326 kendaraan atau meningkat 68,17% dibanding volume lalu lintas harian normal sebanyak 132.201 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume lalin ini meningkat 13,75 persen dengan total 195.453 kendaraan.
Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari dua Gerbang Tol (GT) yaitu, GT Halim Jalan Tol Dalam Kota, GT Cikunir 4 & Cikunir 6 Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi.
Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 131.170 kendaraan (59%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 48.902 kendaraan (22%) dari arah Barat (Merak), dan 42.254 kendaraan (19%) dari arah Selatan (Puncak).
"Puncak kepadatan kendaraan arus balik diprediksi masih terjadi 25 April 2023. Agar perjalanan lebih nyaman dan mencegah kepadatan, kami menghimbau masyarakat melakukan perjalanan balik mulai besok Rabu hingga Sabtu mendatang (26-29 April 2023)," pungkas Adita.
Berita Terkait
-
One Way Dari Tol Kalikangkung Sampai Cikatama Diprediksi Berakhir Malam Ini
-
Promo Harga Tiket dan Jam Buka TMII Selama Lebaran 2023
-
Menhub Soal Harga Tiket Pesawat Selama Mudik Lebaran: Masih Wajar
-
dr. Zaidul Akbar Bagikan Cara Mengatasi Kolesterol tanpa Obat Mahal
-
3 Tipe Orang saat Lebaran, Kamu Termasuk yang Mana?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi