SUARA SEMARANG - Anak asuh Shin Tae Yong kedapatan bermain sepakbola tarkam atau antar kampung di daerah Gunung Kidul Yogyakarta.
Ia adalah Hokky Caraka, striker andalan Shin Tae Yong yang gagal bermain untuk Piala Dunia U20 lalu.
Hokky Caraka yang juga pernah dikritik oleh Shin Tae Yong saat sesi latihan Timnas itu membela salah satu klub dan berhasil menang.
Dalam rekaman video yang ramai di media sosial, eks anak asuh Shin Tae Yong tersebut menempati posisi aslinya sebagai penyerang.
Hal itu terlihat saat tim tarkam yang Hokky Caraka bela melakukan serangan dan ia langsung berada di barisan terdepan.
Meski menang, apa yang dilakukan striker didikan Shin Tae Yong tersebut lebih banyak menuai reaksi negatif dari netizen.
Sebagai pemain profesional, netizen menilai Hokky Caraka tak seharusnya bermain tarkam.
Rata-rata mereka menyuarakan jika nantinya mengalami cidera maka akan merugikan masa depan Hokky Caraka sendiri.
Belum lagi terkait pembiayaan perawatan cidera yang dibebankan pada klub atau dirinya sendiri yang bisa saja memakan banyak biaya dan waktu.
Baca Juga: Luis Milla Bocorkan Pemain Incaran Persib Bandung, Daftar Sudah Disodorkan ke Teddy Tjahjono
Tak hanya itu, mereka juga menyindir pemain andalan di lini serang seam Shin Tae Yong tersebut dengan kata-kata landing page.
"Sayang sekali, masih muda perlu dpt mentor yg lebih profesional. Dari pildun, sea games, landing page nya tarkam," komentar akun @pektay725.
Nama Hokky Caraka memang tenar dengan cepat usai dipromosikan oleh Shin Tae Yong dalam skuad Piala Dunia U20.
Nama Hokky Caraka melambung di media sosial usai berkomentar soal gagalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia.
Selanjutnya, anak didik Shin Tae Yong tersebut juga sudah dijanjikan bebas milih kerja di perusahaan di Jawa Tengah.
Maka, tak aneh jika saat Hokky Caraka bermain tarkam langsung mendapatkan sorotan tajam dari netizen.
Berita Terkait
-
Rombak Skuad, Shin Tae Yong Nekat Potong 2 Generasi Timnas Indonesia
-
Done Deal, Shin Tae Yong Sepakat 2 Periode Durasi 5 Tahun di Timnas Indonesia?
-
Jadwal 3 Laga Terakhir KMSK Deinze, Marselino Ferdinan Bakal Tercoret 2 Kali?
-
Tanpa Rompi, Pratama Arhan Dikonfirmasi Tokyo Verdy Jelang Lawan Klub Lemah Montedio Yamagata
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda