SUARA SEMARANG - PSIS Semarang mesti bersiap kehilangan Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana (SDM) jika melihat isu di bursa transfer musim ini.
Striker PSIS Semarang Hari Nur Yulianto dikaitkan dengan PSS Sleman, sementara Septian David Maulana sudah lama diincar Persib Bandung.
Kode dari para pemain senior PSIS Semarang akan masa depan Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana pun bermunculan.
Kabar kepergian penyerang gaek PSIS Semarang Hari Nur Yulianto sebenarnya sudah muncul dalam beberapa pekan terakhir.
Namun hal itu dinilai hanya kabar burung saja, mengingat Hari Nur Yulianto adalah legenda PSIS Semarang sekaligus kapten klub.
Tak hanya itu, Hari Nur Yulianto adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi PSIS Semarang.
Membela PSIS Semarang sejak di kasta kedua, Hari Nur Yulianto sampai saat ini sudah 10 tahun di klub tersebut.
Namun, santernya kabar kepindahan Hari Nur Yulianto ke PSS Sleman seakan semakin dekat saat beberapa pemain PSIS Semarang ketika beberapa pemain memberikan pesan.
"Hari Nur Yulianto, Septian David Maulana kudu bakoh sam," tulis Wawan Febrianto di instastory dengan membubuhkan kepalan tangan.
Baca Juga: Lewati 5 ronde, Shin Tae Yong Lawan Super Berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tak hanya itu, Tegar Infantrie eks pemain PSIS semarang juga mengunggah foto dirinya berpelukan dengan Hari Nur Yulianto.
Dalam kesempatan itu Hari Nur Yulianto juga mengunggah foto dirinya menutup mata saat perayaan gol PSIS Semarang.
Kondisi itu membuat sejumlah suporter meminta manajemen memagari pemain yang diberi julukan "King" tersebut karena memiliki jasa besar pada PSIS Semarang.
Sementara itu masa depan Septian David Maulana juga belum pasti di PSIS Semarang.
Di saat pemain-pemain lain sudah menyetujui perpanjangan kontrak, SDM belum juga diumumkan terkait masa kontraknya.
Di sisi lain, Persib Bandung mengincar jasa Septian David Maulana untuk memperkuat lini serang.
Padahal Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana adalah tulang punggung klub jika melihat laga akhir di musim lalu.
Peran hari Nur Yulianto tak hanya sekedar mencetak gol, tapi juga menjadi mentor bagi para pemain muda PSIS Semarang.***
Berita Terkait
-
Standar AFC, Untungan Persib Bandung dan Persija Soal Kuota Pemain Asing?
-
Emoh "Pemain Tua" PSIS Semarang, PSS Sleman Gaet Legiun Asing Grade A
-
Update PSIS Semarang, Bos Yoyok Sukawi Kontrak 2 Bek Sekaligus Sedot Rp 2,17 M dan Coret 5 Pemain
-
Siap...Siap.... Bos PSIS Semarang Bangun Stadion Kaliwungu Sebesar Buriram, TC Salamsari Kelar Tribun
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Yang Tampak Murah Belum Tentu Hemat: Dilema Belanja Kelas Menengah ke Bawah
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Bukan 350 Tahun Dijajah: Membongkar Mitos Besar dalam Sejarah Indonesia
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua