SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang bersiap membangun Stadion Kaliwungu, tak tanggung-tanggung stadion ini 5 kali lipat dari TC Salamsari.
Jika merujuk pada konsep awal Bos PSIS Semarang, Stadion Kaliwungu itu nantinya akan mengimitasi Stadion Buriram klub raksasa Thailand.
Meski lahan sudah disiapkan, Bos PSIS Semarang menyampaikan harus bersabar karena akan menyelesaikan TC Salamsari terlebih dahulu.
Stadion Kaliwungu dan TC Salamsari menjadi dua proyek besar yang digarap oleh Junianto, Komisaris PSIS Semarang.
Setelah mengakuisisi sejumlah saham di PSIS Semarang, Junianto memang fokus menggarap infrastruktur sepakbola.
Setelah pembangunan TC Salamsari yang berada di Boja Kendal mulai berjalan dan ditarget rampung tahun depan, maka kini Bos PSIS Semarang bersiap membangun Stadion Kaliwungu Kendal.
Stadion Kaliwungu lokasinya merupakan perbatasan antara Kota Semarang (Mangkang) dengan Kabupaten Kendal.
Tepatnya berdekatan dengan jalan tol Mangkang sehingga Stadion Kaliwungu memiliki akses transportasi mudah.
Jika melihat luasnya, maka lahan yang sudah disiapkan Komisaris PSIS Semarang tersebut sangat luas.
Baca Juga: Kehilangan 6 Poin Asnawi Mangkualam dkk Merosot di Klasemen, Bintang Jeonnam Dragons Meredup
Junianto menyebut Stadion Kendal memiliki luas 5 hektare atau 5 kali lipat jika dibandingkan dengan TC Salamsari yang semula diperuntukkan PSIS Semarang.
Bahkan, jika menilik konsep awal, Bos PSIS Semarang itu menjadikan Stadion Buriram sebagai rujukannya.
"Sidak pak bos Junianto bersama mas Heri Sasongko di dampingi manager sipil lapangan mas Hendra tadi pagi cek tribun & training center salam sari," tulis @sport_charlie_tc.
Terkait TC Salamsari Boja Kendal, saat ini bagian tribun sudah selesai dibangun.
Tinggal dipasang kursi dan ornamen untuk mempercantik tribun saja.
"Yang di Mangkang Kaliwungu luasnya 5 hektare. Empat kali ini (Training Center)," kata Junianto dalam media sosial pribadinya.
Para Fans PSIS Semarang dan follower Bos PSIS Semarang pun akhirnya mempertanyakan Stadion Kaliwungu itu nantinya untuk klub apa.
Ada yang meminta Bos PSIS Semarang tersebut membeli 100 persen saham PSIS Semarang.
Namun ada juga yang sebelumnya menawarkan Bos PSIS Semarang klub lain untuk dibeli dan dibesarkan.***
Berita Terkait
-
Jadwal Liga 1 2023 - 2024 Persib, PSIS dan Persija, Erick Thohir Semprot Operator Liga
-
Beli Saham, Komisaris PSIS Semarang Minta Bantuan Ganjar Pranowo dan Junianto Bentangkan Kaos Merah
-
Done Deal, Mark Hartman Menuju PSIS Semarang Lengkapi Slot Asia, Regulasi Berubah?
-
Rombak Bek Bapuk, Bos PSIS Semarang Duetkan Hansamu Yama dan Kovacevic
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard