SUARA SEMARANG - Mantan Kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo mengomentari kabar didepaknya Kartika Vedhayanto dari skuad Laskar Mahesa Jenar.
Menurut Joko Ribowo, keluarnya pemain belakang muda dari PSIS Semarang tersebut merupakan momen baginya untuk bekembang.
Dalam kolom komentar di unggahan PSIS Semarang, Joko Ribowo memberikan semangat untuk Kartika Vedhayanto.
"ayo vedha wayahe berkembang (Ayo Vedha, saatnya berkembang)," tulis Joko Ribowo.
Diketahui, Kartika Vedhayanto merupakan pemain belakang yang bisa beroperasi di tengah maupun sisi kanan pertahanan.
Kartika Vedhayanto sendiri bergabung di PSIS pada awal musim 2020.
Dia hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 7 laga dari total 34 laga PSIS sepanjang musim BRI Liga 1 2022/2023.
Di PSIS Semarang, terdapat beberapa nama kuat yang mengisi lini belakang.
Di tengah terdapat Wahyu Prast dan Alfeandra Dewangga. Sedangkan di posisi full back ada Fredyan Wahyu, Haykal Alhafiz dan Bayu Fiqri.
Selain Kartika Vedhayanto, beberapa pemain PSIS Semarang juga terpaksa didepak oleh manajemen setelah melakukan evaluasi.
Sebut saja Rio Fujii, Reza Irfana, Taufik Hidayat, Meru Kimura dan kiper Yofandani yang pada musim depan tidak akan berseragam PSIS Semarang lagi.
“Sama seperti pemain muda lainnya yang kami lepas, karir Vedha masih panjang sehingga kami doakan Vedha tetap diberi kesuksesan di klub barunya dan kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini di PSIS,” ungkap CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Permanenkan Bek Pinjaman Persib Bandung untuk Musim Depan
-
Berpelukan, PSIS Semarang Kehilangan Legenda Hari Nur, SDM Lanjut di Persib Bandung?
-
Bawa Aura Positif Lima Pemain Ini Andalan di PSIS Semarang Musim Depan, Tak Ada Nama Septian David Maulana
-
Cuci Gudang Yoyok Sukawi, PSIS Kembali Lepas Bek Garuda Select Kartika Vedhayanto
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Bosan Parfum Cepat Hilang? Ini 5 Rekomendasinya yang Tahan 24 Jam
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan