/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 07:55 WIB
Mayat Pemilik Depot Air di Kota Semarang Dicor (ANTARA/ I.C Senjaya)

SUARA SEMARANG - Muhammad Husen yang jadi tersangka pembunuhan mayat dicor di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Kota Semarang mengaku sering dipukul dan dihina oleh atasannya.

Hal tersebut yang membuat Husein dendam hingga nekat menghabisi nyawa bosnya dan memutilasi hingga dicor dengan semen di lorong tempat usahanya.

Tanpa penyesalan, Husein mengaku puas telah membalaskan dendamnya tersebut.

"Saya sering dipukuli dan dimaki-maki. Makanya saya puas karena sakit hati saya sudah terbalaskan," katanya dikutip dari ayosemarang.com (jaringan suara.com), Rabu (10/5/2023).

Husein juga mengaku sengaja tidak segera menyerahkan diri ke polisi.

Video pengakuan Husein saat gelar perkara di Polrestabes Semarang menjadi viral.

Banyak netizen yang menganggap bahwa Husein sudah tidak waras karena masih bisa tersenyum meskipun dirinya dilumpuhkan dengan timah panas.

Selain itu, ada yang menduga bahwa Husein adalah seorang psikopat.

ayosemarang.com juga telah menemui beberapa tetangga korban yang berada di sekitar lokasi usaha isi ulang galon tersebut.

Baca Juga: Romantisme dari Jokowi untuk Pemimpin ASEAN di Kapal Pinisi Labuan Bajo

Korban sekaligus pemilik usaha isi ulang air galon yang bernama Irwan Hutagalung dikenal sebagai sosok yang kaku dan galak.

Korban juga terlihat oleh tetangga sering bergonta-ganti pegawai selama membuka usahanya di tempat tersebut.

"Sering banget saya lihat ganti-ganti pegawai. Untuk alasannya saya tidak tahu," kata tetangga korban.

Pengakuan dari tetangga lainnya juga menuturkan jika korban adalah sosok yang jarang tersenyum.

Load More