- Federico Barba fokus memenangkan setiap laga BRI Super League demi mempertahankan posisi puncak klasemen musim ini.
- Persib Bandung tersingkir dari ACL 2 setelah kalah agregat dari Ratchaburi FC pada Rabu (18/2/2026).
- Persib akan menjamu Persita Tangerang di Stadion GBLA pada Minggu (22/2/2026) setelah tersingkir dari kompetisi Asia.
Suara.com - Bek Persib Bandung, Federico Barba, fokus meraih kemenangan pada setiap pertandingan BRI Super League 2025/2026 untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Pemain asal Italia ini, mengaku sudah melupakan hasil di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 dan sudah fokus menghadapi BRI Super League.
Seperti diketahui, Persib gagal melangkah ke babak 8 Besar AFC Champions League Two 2025/2026 setelah kalah agregat dari Ratchaburi FC, Rabu (18/2/2026).
Setelah tersingkir dari AFC Champions League Two, Persib akan melakoni pertandingan kandang BRI Super League 2025/2026 menghadapi Persita Tangerang.
Pertandingan Persib vs Persita akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (22/2/2026).
"Jadi laga di AFC sudah selesai, sekarang kami mencari hasil yang positif dan kami akan berusaha hingga akhir," kata Barba.
"Kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan harus memiliki mentalitas untuk bisa meraih kemenangan," tegasnya.
Barba mengatakan, dia bersama rekan-rekannya sudah berusaha menampilkan permainan terbaiknya di AFC Champions League Two 2025/2026.
Namun, hasil di babak 16 Besar tidak sesuai dengan harapan, sehingga langkah Persib di AFC Champions League Two harus terhenti.
Baca Juga: Carlos Pena Pastikan Persita Siap dan Termotivasi Hadapi Persib Bandung
Meski demikian, perjuangan Persib di musim 2025/2026 belum selesai, lantaran masih ada kompetisi BRI Super League.
"Jadi seperti yang tadi sudah saya katakan, kami sudah berusaha dan mendapakan hal positif dari laga sebelumnya," ungkapnya.
"Ini yang bisa saya katakan setelah pertandingan karena musim ini belum selesai," jelasnya.
Sehingga, Barba mengajak rekan-rekannya untuk melupakan hasil di ACL Two dan fokus di kompetisi BRI Super League 2025/2026, agar target mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim bisa tercapai.
"Satu hal yang harus dilakukan adalah semua harus bersama-sama, kami butuh semua orang di ruang ganti, jadi semua harus berjalan dalam satu arah yang sama," ucapnya.
Menurut Barba, laga terdekat menghadapi Persita diprediksi tidak akan mudah, lantaran pada pertemuan sebelumnya skuad Maung Bandung kalah dengan skor 2-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?