SUARA SEMARANG – PT.Sriboga flour Mill meluncurkan produk tepung terigu dengan merk beruang emas yang diproduksi dengan teknologi fusion flour.
Hal ini dilakukan sebagai salah satu siasat untuk mengatasi mahalnya harga gandum dunia yang merupakan bahan baku pembuatan terigu.
Direktur utama PT.Sriboga Flour Mill, Alwin Arifin mengatakan, tingginya harga gandum membuat proses produksi terigu menjadi mahal.
Untuk itu melalui tim riset and development, pihaknya melakukan penelitian dan mampu menemukan formula yang tepat.
“selama covid dua tahun kami rugi. Maka tim riset melakukan penelitian berbulan – bulan dan hasilnya ditemukan tepung terigu ini,” ujarnya di sela acara peluncuran tepung beruang emas, jumat (26/5/2023)
Menurutnya kedepan kebutuhan terigu akan semakin tinggi seiring dengan meningkatnya harga beras dipasaran.
“Indonesia mengimpor 10 juta ton gandum setiap tahun. Dan akan semakin tinggi karena makanan dengan bahan dasar terigu lebih murah dibandingkan beras,” kata Alwi
Sementara itu Komisaris PT.Sriboga Flour Mill, Naufal Arifin mengatakan, tepung terigu ini diproduksi melalui fusion flour, dimana gandum dengan tingkat protein medium, bisa dimodifikasi agar setara dengan gandum yang protein tinggi.
“kita dapat gandum dengan protein medium dan diproduksi menjadi gandum dengan protein tinggi,” ungkapnya
Baca Juga: Hasil Malaysia Masters 2023: Aksi Leo/Daniel Harus Terhenti di Semifinal
Naufal menyebut bahwa tepung terigu ini merupakan tepung serbaguna yang bisa digunakan untuk berbagai macam produk makanan.
Namun demikian saat ini tepung beruang emas paling bagus digunakan untuk membuat mie.
“Tepung ini serbaguna, tapi paling bagus untuk mie, baik dari warna serta teksturnya,”jelas Nauval
Naufal menambahkan, tepung terigu beruang emas juga memiliki kadar gluten yang rendah, sehingga lebih sehat dikonsumsi oleh masyarakat.
“Kami yakin dengan produk beruang emas ini akan berhasil di pasaran dan akan membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih sehat,”pungkasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan