SUARA SEMARANG – Menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan tekhnologi, Nadiem Makarim baru – baru ini menyebutkan bahwa akan menerapkan marketplace guru dalam merekrut guru honorer.
Marketpace guru disebut untuk mengatasi masalah perekrutan guru honorer yang bisa berubah sewaktu – waktu.
Netizenpun bertanya – tanya seperti apa marketplace guru itu, dan bagaimana cara kerjanya?
Dikutip dari berbagai sumber, Marketplace guru adalah platform online yang menghubungkan guru atau instruktur dengan murid atau peserta yang mencari layanan pembelajaran.
Melalui marketplace guru, guru-guru dapat menawarkan kelas atau kursus mereka kepada orang-orang yang tertarik untuk belajar topik tertentu.
Di marketplace guru, guru-guru memiliki profil yang mencakup informasi tentang latar belakang mereka, pengalaman mengajar, dan kualifikasi mereka.
Mereka juga dapat menyediakan deskripsi tentang kelas atau kursus yang mereka tawarkan, serta menentukan biaya dan jadwal.
Peserta atau murid yang tertarik untuk belajar dapat menjelajahi berbagai kelas yang ditawarkan di marketplace guru dan memilih yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.
Mereka dapat melihat ulasan atau testimonial dari murid sebelumnya untuk membantu mereka membuat keputusan yang tepat.
Baca Juga: 4 Cara Hadapi Tim Lawan yang Menggunakan Tigreal di Game Mobile Legends
Setelah murid memilih kelas atau kursus yang mereka inginkan, mereka dapat mendaftar dan membayar melalui platform tersebut.
Beberapa marketplace guru juga menyediakan fitur seperti pengaturan jadwal, pengiriman materi pembelajaran, atau interaksi langsung antara guru dan murid melalui video atau pesan.
Marketplace guru memungkinkan akses mudah ke berbagai jenis pembelajaran, mulai dari pelajaran akademik hingga keterampilan praktis seperti musik, seni, olahraga, bahasa asing, dan banyak lagi.
Ini memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk belajar dari para ahli di bidang mereka tanpa harus terbatas pada lingkungan fisik atau geografis tertentu.
Beberapa contoh marketplace guru populer adalah Udemy, Coursera, Skillshare, dan Preply.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi