SUARA SEMARANG - Lini tengah PSIS Semarang diperkuat pemain asing baru dengan mendatangkan gelandang Boubakary Diarra.
Nama Boubakary Diarra punya sederet pengalaman di belahan Liga Eropa, skill dan ketenangannya sangat dibutuhkkan PSIS Semarang.
Apalagi, posisi Boubakary Diarra ini sangat berkemungkinan besar diplot di lini tengah PSIS untuk melayani Taisei Marukawa.
Dengan postur yang tinggi, Boubakary Dirra juga bisa menjaga keseimbangan barisan belakang. Ia akan menyuplai bola dari belakang ke tengah.
Posisi ini biasa dipakai oleh klub Liga Italia dan La Liga yang memiliki kedalaman permainan, yakni menempatkan seorang Regista, sebagai penentu arah tempo permainan.
Pemain berposisi Regista yang sukses diantaranya adalah Andrea Pirlo saat memperkuat AC Milan, Juventus dan Timnas Italia dan Xavi Hernandez yang jadi legenda Barcelona dan Timnas Spanyol.
Bagi PSIS Semarang, hadirnya seorang Regista tentu menjadi keuntungan. Sebab, peran Alfeandra Dewangga di pertahanan akan terbantu.
Di sisi lain, Taisei Marukawa akan bebas leluasa perannya dalam menciptakan peluang umpan dan gol untuk lini serang Mahesa Jenar yang dimotori Carlos Fortes.
Pengalaman Boubakary Diarra, ia adalah pemain yang berposisi sebagai gelandang, sebelumnya memperkuat Mosta FC di Liga Malta dan memainkan 24 laga dengan catatan 1 goal dan dua assisst.
Boubakary Diarra direkrut PSIS setelah melalui proses tes medis, tes fisik, dan tes kemampuan kaki. Ia akan dikontrak selama satu musim ke depan.
"Hari ini kami umumkan pemain asing kelima PSIS yakni Boubakary Diarra. Ia kami rekrut supaya di tengah lebih kuat dengan kombinasi pemain asing lokal yang sudah kami miliki," tutur CEO PSIS, Yoyok Sukawi pada Sabtu 10 Juni 2023.
"Selamat datang Diarra. Semoga segera beradaptasi dengan PSIS dan mampu menampilkan penampilan terbaik," lanjutnya.
Diarra sendiri merupakan pemain berkewarganegaraan Prancis yang pernah memperkuat Timnas Mali U20 dengan 2 penampilan.
Sebelum bermain di PSIS dan Mosta FC, pemain kelahiran 30 Agustus 1993 ini juga pernah memperkuat Kazma FC (Kuwait), Varzim (Portugal), Cova Piedade (Portugal), Rieti (Italia), Tondela (Portugal), SC Covilha (Portugal), Kruoja (Lithuania), Bra (Italia), dan mengawali karir di salah satu klub kenamaan Italia, Torino.
Boubakary Diarra saat ini sudah bergabung bersama untuk latihan dengan para pemain PSIS Semarang. Mahesa Jenar kini memiliki pemain asing Carlos Fortes, Taisei Marukawa, Vitinho, Gali Frietas dan Boubakary Diarra.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
OJK Sumut Tindaklanjuti 573 Pengaduan Masyarakat, Sektor Perbankan Paling Banyak Disorot
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu