SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi terus persiapkan tim untuk mengarungi Liga 1, termasuk penjajakan sponsor baru, warganet sampai sarankan Djarum.
Selain persiapan transfer pemain dan kedalaman skuad PSIS Semarang, finansial menjadi penting bagi Yoyok Sukawi dengan mencari sponsor baru yang berpeluang masuk, benarkah mempertimbangkan Djarum?
Yoyok Sukawi bahkan buka-bukaan kepada para suporter mengenai calon-calon sponsor baru PSIS Semarang, bahkan bicara soal Djarum.
Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengaku sedang berada di Jakarta, pada Sabtu 10 Juni 2023 lalu dengan segepok proposal sponsor.
Yoyok Sukawi sedang berada di area Gelora Bung Karno (GBK), sembari melakukan siaran langsung Insta Story Instagram.
Dia melakukan tanya jawab kepada warganet yang kebanyakan merupakan para suporter PSIS Semarang.
Banyak yang bertanya kepada politisi Partai Demokrat itu perihal keberadaanya di Jakarta dalam rangka apa.
Yoyok Sukawi yang juga anggota DPR RI itu mengaku punya niat khusus perihal keberadaanya di Jakarta akhir pekan ini.
Yoyok Sukawi berdalih keberadaanya di Jakarta salah satunya soal kepentingan PSIS Semarang.
Baca Juga: Ditonton 5 Juta Kali, Ini Video Andika Kangen Band Hadiri Wisuda Anak yang Bikin Haru
Dia sedang berburu sponsor yang mau bergabung dengan PSIS Semarang untuk musim depan.
"Bawa proposal cari sponsor ini lho," kata dia.
Menurut Yoyok Sukawi, kepergiannya ke Jakarta sekaligus sayembara mencari sponsor-sponsor baru yang mau kerja sama dengan PSIS Semarang nantinya.
"Sekalian di Jakarta muter cari sponsor. Pusatnya sponsor (kantor perusahaan) kan di Jakarta meskipun pabriknya bisa di tempat lain," ujar Yoyok Sukawi yang juga politisi Partai Demokrat tersebut.
Dia juga menjawab saran warganet soal penjajakan sponsor kepada Djarum.
Yoyok Sukawi mengaku pernah bertemu dengan anak bos Djarum.
"Pernah ketemu anaknya bos Djarum. Tapi memang mereka fokus ke Badminton," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?