SUARA SEMARANG – Pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku, dikatakan belajar dari Indra Sjafri dalam mengoptimalkan potensi Pratama Arhan.
Penampilan gemilang Pratama Arhan di Tokyo Verdy tak lepas dari pengaruh Indra Sjafri.
Debutnya di klub tersebut langsung dihiasi dengan assist, yang pada akhirnya membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match (MOM) dalam pertandingan tersebut.
Pada laga melawan Thespakusatsu Gunma di Piala Kaisar, Pratama Arhan mampu mengganggu pertahanan lawan.
Keahliannya dalam bertahan dan kemampuannya membantu serangan dari sisi kiri memberikan peluang kepada rekan-rekannya di Tokyo Verdy.
Performa Pratama Arhan dalam debutnya ini menarik perhatian, tidak hanya karena permainannya yang ciamik, tetapi juga karena ia mampu bertahan selama 90 menit di pertandingan tersebut.
Para penggemar bahkan menyebut bahwa pelatih baru Tokyo Verdy baru mengetahui potensi sebenarnya dari Pratama Arhan setelah pertandingan SEA Games melawan Kamboja beberapa waktu lalu.
Pada pertandingan SEA Games di bawah arahan Indra Sjafri, Pratama Arhan hampir selalu menjadi pemain inti, mengisi posisi bek kiri dengan baik.
Salah satu pertandingan yang menjadi sorotan adalah saat Indonesia melawan Vietnam.
Indra Sjafri memberikan peran yang lebih besar kepada Pratama Arhan dalam serangan dari sisi kiri.
Terbukti, assist Pratama Arhan melalui lemparan dalam berujung pada gol. Performa ini membuka mata pelatih Tokyo Verdy mengenai potensi Pratama Arhan.
Hal yang sama kembali dilakukan oleh Pratama Arhan dalam putaran kedua Piala Kaisar.
Tokyo Verdy sangat senang dengan peran yang dimainkan oleh Pratama Arhan di klub tersebut dan bahkan menyebutnya sebagai pahlawan.
Melalui akun resmi, Tokyo Verdy menulis "Today's Hero" sambil menyertakan nomor punggung Pratama Arhan, yaitu 38.
Dengan assist yang ia berikan, Pratama Arhan, yang merupakan anak asuh Indra Sjafri, diprediksi akan menjadi pemain reguler di Tokyo Verdy dan mampu memikat hati pelatih Hiroshi Jofuku.
Keberhasilannya ini membuktikan bahwa pembelajaran dari Indra Sjafri dapat membawa dampak positif dalam karier sepak bola seorang pemain, dan hal ini juga memberikan pengakuan terhadap kemampuan strategi dan pengetahuan taktis pelatih.
Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat, Pratama Arhan memiliki potensi untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan di Tokyo Verdy maupun di level yang lebih tinggi.
Keberhasilannya juga menjadi inspirasi bagi para pemain muda lainnya untuk terus berusaha dan belajar dari pengalaman pelatih yang berpengalaman seperti Indra Sjafri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya