Upaya Timnas Indonesia untuk melakukan serangan balasan pun mulai digencarkan, baik melalui serangan Rizky Ridho yang berkali-kali mengarahkan tendangannya ke gawang.
Umpan cepat yang diarahkan ke Dendy Sulistyawan yang berhasil melakukan serangan cepat harus gagal setelah terjatuh di dalam area gawang.
Indonesia terus membangun serangan melalui Marselino Ferdinan, hanya saja lini tengah Argentina, Alejandro Garnacho berhasil menghalau serangan tersebut.
Malam itu, Indonesia mendapatkan sebuah pengalaman berharga saat melawan tim peringkat satu dunia, Argentina.
Mengingat ranking Indonesia dalam dunia sepak bola dunia masih terlampau jauh, di peringkat 149.
Kekalahan 2-0 saat menjamu Argentina dalam FIFA Matchday pun harus diterima dengan lapang dada.
Tag
Berita Terkait
-
Isyarat Presiden Jokowi Kepada Shin Tae Yong Pasca Laga Indonesia vs Argentina, Tanding dengan Klub Peringkat Dunia?
-
Dunia Terkejut! Timnas Indonesia Melawan Argentina, Presiden Jokowi Katakan Hal Ini Kepada Asnawi dan Kawan-kawan
-
Permainan Timnas Indonesia World Class! Presiden Jokowi: Peringkat 149 Bisa Imbangi Permainan Peringkat 1 Dunia!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting