SUARA SEMARANG - Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menjadi pembicaraan setelah video duelnya dengan Garnacho saat FIFA Matchday 19 Juni 2023 lalu beredar di sosial media.
Aksi Asnawi Mangkualam mematikan langkah pemain Manchester United tersebut bahkan dibicarakan hingga negara tetangga Malaysia.
Klub raksasa asal Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT) turut disebut-sebut untuk mengomentari aksi Asnawi Mangkualam saat berduel dengan Garnacho.
Dalam instagram resmi media tersebut, @ekorharimaumalaya, Asnawi Mangkualam disebut akan bisa bermain di JDT.
"Asnawi bisa bermain di JDT." tulis Ekor Harimau Malaya dalam caption-nya, Selasa (20/6/2023).
Dalam videonya dengan Najwa Shihab, Asnawi Mangkualam mengatakan telah mempelajari cara bermain Garnacho lewat video-video di YouTube.
Hal tersebut membuatnya bisa mengantisipasi pergerakan Garnacho lebih mudah.
Dia menyebut, Garnacho memiliki kebiasaan melakukan dribble ke arah luar.
Menurut Asnawi, tipe pemain seperti itu yang lebih mudah untuk diantisipasi.
Baca Juga: Duduk Perkara Perseteruan Bos Borneo FC Dengan Shin Tae Yong, Ternyata Bermula dari Medsos
Namun saat ditanya kualitas, Asnawi Mangkualam mengakui bahwa Garnacho berada di level yang jauh lebih tinggi darinya.
Unggahan Ekor Harimau Malaya soal Asnawi tersebut mendapatkan respons dari netizen Indonesia.
Kebanyakan mereka tidak setuju jika Asnawi bermain di JDT karena dianggap tidak lebih baik dari Liga Korea Selatan, di mana Asnawi saat ini berkarier.
"masih muda banget, sebagai penggemar indonesia asnawi lebih baik main di kasta tertinggi korea dulu abis tu ke eropa. kalo dah usia deket 30 baru mau ke malaysia atau balik indonesia. kalo sekarang biar asnawi meningkatkan karir lebih baik dulu," tulis seorang netizen.
"JDT memang hebat, tapi liga malysia kurang ok dan club lain tak sehebat JDT di malaysia... lebih baik stay di korea untuk asnawi," timpal netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh