SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia dikritik oleh Bos Borneo FC, Nabil Husein karena tidak memainkan seluruh pemain dalam 2 agenda FIFA Matchday bulan Juni 2023.
Menurut Nabil Husein, Shin Tae-yong seharusnya mencoba dan memberikan pengalaman kepada semua pemain saat bertanding melawan Palestina maupun Argentina.
Tidak hanya pelatih kepala Timnas Indonesia, para asisten Shin Tae-yong pun kena semprot oleh bos Borneo FC tersebut.
Nabil Husein meminta agar para asisten pelatih Shin Tae-yong tidak hanya diam saja, melainkan ikut memperjuangkan para pemain.
Tercatat, ada tujuh pemain Timnas Indonesia yang dipanggil Shin Tae-yong namun tidak mendapatkan menit bermain saat FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina.
Mereka adalah Stefano Lilipaly yang merupakan bagian dari Borneo FC, Fachruddin, Rachmat Irianto, Yance Sayuri, Andy Setyo, Shandy Walsh dan Reza Arya.
"Ujicoba itu ya untuk mencoba. Lalu kenapa pada gak di coba @shintaeyong7777 ? Tentu semua pemain ingin punya harapan bisa bermain terutama melawan argentina. Bahkan hanya 1 menitpun tidak kau berikan. Tolong para asisten coach juga bersuara bukan pada diam aja manut dengan @shintaeyong7777," tulis Nabil Husein mengomentari unggahan akun instagram @pengamatsepakbola.
Kritikan Nabil Husein tersebut mendapatkan respons langsung dari asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto.
Menurut mantan bek Timnas Indonesia ini, pelatih tentunya memiliki taktik tersendiri untuk memberikan kesempatan bermain seorang pemain.
Baca Juga: Ditemukan Tewas di Rumahnya, Penyanyi Choi Sung Bong Tinggalkan Pesan Ini
Selain itu, dalam pertandingan terdapat aturan bahwa 11 pemain yang bermain dan diperbolehkan hanya 6 pergantian pemain. Sementara pemain yang dipanggil adalah sebanyak 25 pemain.
Nova Arianto memahami pastinya para pemain yang tidak mendapatkan jatah menit bermain akan kecewa.
Shin Tae-yong sendiri dikatakan sudah meminta maaf kepada para pemain karena tidak bisa menurunkannya.
Selain itu, Nova Arianto memastikan bahwa pemilihan pemain dalam pertandingan bukan karena suka atau tidak suka, melainkan tentang taktik.
"Pasti ada yg kecewa dengan keputusan tersebut tetapi keputusan memainkan pemain bukan karena suka atau tdk suka tapi lebih karena kebutuhan tim dan taktik yg digunakan saat menghadapi palestina dan Argentina.. semoga bisa dimengerti dan tim ini sebagai persiapan Asian Cup di bulan Januari 2024 dan kami terus memantau pemain terbaik yg pantas dan pastinya bisa bermain dengan filosofi Head Coach. Semoga pemain tdk lepas Mental dan terus bekerja keras" tulis Nova Arianto.
Netizen ramai-ramai mengomentari tulisan Nabil Husein yang dianggap terlalu mengurusi cara pelatih memilih pemain.
Netizen juga memberikan sindiran atas apa yang dituliskan Nabil Husein dengan yang terjadi di Borneo FC belakangan ini yang mana sering bergonta-ganti pelatih.
"Pantesan timnya Gonta ganti pelatih semusim bisa 2 sampe 3 kali , pelatihnya ternyata coach Nabil. lucu banget ini orang,"" tulis seorang netizen.
"Itu keputusan 100 persen hak pelatih, yg tau situasi tim dn kebutuhan jg pelatih.." tulis netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Aksi Kantongi Garnacho, Asnawi Mangkualam Dibicarakan Media Asing hingga Klub Raksasa Asia Tenggara Turut Disebut
-
Duduk Perkara Perseteruan Bos Borneo FC Dengan Shin Tae Yong, Ternyata Bermula dari Medsos
-
Terungkap Rahasia Asnawi Mangkualam Berhasil Kantongi Garnacho, Ternyata Lakukan Ini Sebelum Bertanding
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Alasan Tim Laskar Kalinyamat Rekrut Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Kiper Persijap Naik Level
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Pejuang Otodidak: Suka Duka Belajar Bahasa Jepang Mandiri dari Nol
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
3 Keuntungan Juventus jika Merekrut Kiper Timnas Indonesia Emil Audero
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
-
Wuthering Heights Dominasi Box Office, Salip GOAT dan Crime 101
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Rp5 jutaan yang Bisa Dibeli usai THR Cair