/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 10:02 WIB
Ilustrasi kekeringan (pixabay/josealbafotos)

SUARA SEMARANG - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mewaspadai adanya El Nino yang dikhawatirkan akan mempengaruhi hasil pertanian di Jateng hingga menimbulkan inflasi.

Namun dari pihak Bank Indonesia Jawa Tengah yang merupakan unsur TPID Jateng menerangkan bahwa dampak El Nino tidak akan terlalu berpengaruh pada pertanian.

Hal ini dikarenakan di Jawa Tengah sudah memiliki antisipasi berupa waduk dan embung yang dinilai mencukupi kebutuhan pertanian.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Ndari Surjaningsih menyebutkan, tantangan terbesar datangnya El Nino di Jawa Tengah adalah komoditas beras.

Dengan berbekal infrastruktur yang sudah disiapkan, pihaknya yakin para petani bisa melewati El Nino kali ini.

"Di Jawa Tengah banyak embung-embung yang cukup untuk mengatasi hal-hal seperti ini. Rasanya dengan adanya pengairan yang cukup, dampak el nino di Jawa Tengah bisa diatasi,” ungkapnya, Kamis (15/6/2023).

"Bendungan-bendungan juga selalu dipantau dan masih aman," lanjutnya.

Selain itu, petani juga sudah diberikan pemahaman mengenai El Nino dan mitigasi yang perlu dilakukan.

Para petani diimbau untuk mempercepat masa tanam agar saat El Nino datang, tanaman padi mereka sudah tidak dalam masa membutuhkan air yang banyak seperti awal-awal masa tanam.

Baca Juga: Bakal Diangkat ke Layar Lebar, Ini Link Baca Webtoon Pasutri Gaje Full

"Dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memberikan imbauan agar masa tanam disesuaikan dengan kondisi yang akan datang, seperti El Nino ini," ungkapnya.

Load More