SUARA SEMARANG - Pelatih Shin Tae Yong menyatakan dengan terang-terangan menunggu janji manis PSSI di tahun 2024.
Bukan soal kontrak baru, Shin Tae Yong menyampaikan hal lain yang ia nantikan dan telah disampaikan lebih dahulu oleh federasi sepakbola Indonesia tersebut.
Bahkan Shin Tae Yong memajang foto dirinya saat bersama Ketum PSSI Erick Thohir di kantor BUMN tersebut.
Dalam sebuah kesempatan Shin Tae Yong menyampaikan jika dirinya tak sabar menunggu apa yang terjadi di tahun 2024.
Lebih dahulu, Shin Tae Yong yang merupakan pelatih asal Korea Selatan tersebut menceritakan bagaimana pengalaman anak asuhnya saat bertemu dengan Tim Tango.
Menurut Shin Tae Yong pertemuan dengan Tim Tango adalah hal yang sangat bermanfaat bagi punggawa Timnas Indonesia.
"Pertandingan Argentina ini pasti sangat membantu para pemain kami," tulis Shin Tae Yong terkait pengalaman baru yang diperoleh Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, ia juga menantikan pertandingan lain dengan lawan yang tak kalah hebatnya.
"Menunggu big match tahun depan," lanjut Shin Tae Yong.
Baca Juga: Akhirnya JIS, Erick Thohir Gelar Agenda FIFA di Opsi Stadion Berkapasitas 82 Ribu Penonton
Tulisan Shin Tae Yong itu seakan menegaskan jika PSSI dan dirinya telah membicarakan rencana pertandingan untuk Timnas Indonesia tahun depan.
Sebagaimana ramai di media sosial, Timnas Indonesia dikabarkan akan menjajal kemampuan Timnas Brasil atau Portugal.
Dengan kedua negara tersebut, Shin Tae Yong diyakini akan merasa senang karena akan semakin menambah kekuatan mental dan mengasah skil anak asuhnya.
Meski demikian, keinginan Shin Tae Yong untuk melawan Brasil atau Portugal tahun ini atau tahun depan belum tentu bisa terealisasi.
Bukannya PSSI enggan menuruti keinginan Shin Tae Yong melainkan karena jadwal pada kedua negara di zona Amerika Latin jelas tak bisa dinomorduakan.
Namun jika melihat unggahan Shin Tae Yong tersebut maka bisa jadi saat ini PSSI dan dirinya telah menemukan negara-negara mana yang akan dibidik menjadi lawan di tahun 2024.
Berita Terkait
-
Akhirnya JIS, Erick Thohir Gelar Agenda FIFA di Opsi Stadion Berkapasitas 82 Ribu Penonton
-
Pajang Pratama Arhan, Timnas Indonesia Ditolak Fans Harimau Malaya di FIFA Match Day
-
Dua Tujuan Pierluigi Collina, Wasit Bermata VAR Yang Diundang Ketum PSSI Erick Thohir ke Indonesia
-
Dear Shin Tae Yong, FIFA Rilis 9 Calon Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan 2 Dicoret
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal