SUARA SEMARANG - Supporter Bali United bereaksi setelah mendengar kabar terbaru dari manajemen Bali United menjelang musim kompetisi Liga 1 2023/2024.
Pasukan Serdadu Tridatu telah menyambut musim baru dengan pengumuman peningkatan harga tiket pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dibandingkan dengan musim sebelumnya.
Manajemen Bali United telah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan perwakilan suporter pada Jumat (23/6) malam lalu sebelum mengambil keputusan ini.
Harga tiket pertandingan home untuk kategori reguler awalnya Rp60 ribu, kini naik menjadi Rp100 ribu.
Sementara itu, tiket kategori VIP yang sebelumnya dijual seharga Rp300 ribu, kini akan dibanderol sebesar Rp400 ribu per pertandingan.
Yabes Tanuri, Chief Executive Officer (CEO) Bali United, menjelaskan beberapa faktor yang menjadi alasan di balik kenaikan harga tiket pertandingan di Stadion Dipta.
Menurutnya, kenaikan harga ini disebabkan oleh jumlah kapasitas stadion yang berkurang karena penerapan kursi tunggal (single seat).
Selain itu, langkah ini diambil untuk menjaga standar internasional dan kenyamanan fasilitas Stadion Dipta.
Keputusan kenaikan harga tiket laga kandang Bali United ini mendapat respon dari para suporter, yang secara aktif memberikan tanggapan melalui akun Instagram resmi klub.
Baca Juga: 3 Film India Bergenre Thriller yang Tayang di Netflix, Penuh Ketegangan
Unggahan terkait kenaikan harga tiket tersebut dibanjiri berbagai komentar, baik yang mendukung maupun yang menentang keputusan tersebut.
@north*** Kapasitas stadion berkurang otomatis solusinya adalah menaikan harga tiket. Tapi kita juga bisa menuntut, harga tiket yang di tetapkan harus sebanding jg dengan fasilitas dan skuadnya yang kita miliki. Minimal kita ke stadion dpt permainan yg menghibur
@goest*** Supporter Not Customer! Kalau memang uraian itu menjadi tolak ukur , kami bisa mengamini. Tetapi kenaikan harga ini terlalu drastis, cukup membuat perhitungan antara keuangan dan football passion...
@kaadek*** Mending stadion dengan atap cocok dengan harga segitu, ini setadion tanpa atap pemain gulang guling didian gen be mebalih min
@cang*** Dengan kualitas lapangan di liat sekrang, wajar jugaa, karna perawatan stadion apalagi rumputnya juga membutuhkan dana yang besar. Tetap support keputusan manajemen, karena selama ni progress yang di lakukan jelas.
@adia*** untuk beli pelatih baru kah ? #tecoout
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga