SUARA SEMARANG - Kabar baik bagi Persib Bandung, Persija maupun PSIS Semarang karena sebelum tanggal kampanye Pemilu 2024 maka stadion bisa full 100 persen.
Aturan ini mematahkan pengumuman sebelumnya bahwa kapasitas stadion hanya 50 persen, termasuk stadion yang dipakai sebagai kandang oleh Persib, Persija maupun PSIS Semarang.
Aturan 50 persen kuota stadion semua klub termasuk PSIS Semarang, Persija dan Persib Bandung itu baru akan dijalankan saat tahapan kampanye Pemilu 2024.
Artinya, kabar mengenai kapasitas stadion yang bisa digunakan penonton ini menjadi angin segar bagi klub.
Lantaran manajemen Persib Bandung, PSIS Semarang dan persija Jakarta maupun klub lain bisa menjual semua tiket sesuai dengan kapasitas tempat duduk di stadion.
Hanya saja, mereka akan mematuhi kapasitas 50 persen tempat duduk itu saat kampanye Pemilu 2024.
Perlu digarisbawahi bahwa liga Indonesia akan kick off pada Juli 2023 mendatang dan masa kampanye akan dimulai pada 28 November 2024 hingga 10 Februari 2024.
Artinya, sebelum masa kampanye tersebut maka selama kurang lebih 4 bulan atau sekitar 16 pekan klub seperti PSIS Semarang, Persib Bandung dan Persija boleh menjual semua tiket nonton di stadion full.
Hal itu ditegaskan oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus saat menjelaskan perihal kapasitas stadion yang diperbolehkan.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Dapat Perbandingan Langsung Virgil Van Dijk Dari Bintang MU Garnacho
"50 persen itu ketika masa kampanye. Kampanye itu setelah penetapan daftar calon tetap di akhir Oktober. Setelah itu baru 50 Persen," ujarnya.
Menurutnya, mulai dari jadwal kick off atau pekan pertama hingga pekan kurang lebih 16-an, penonton tetap full 100 persen.
Hal ini tentu menjadi kabar baik, karena sebelumnya klub sudah mulai berhitung soal berkurangnya pendapatan klub akibat berkurangnya kapasitas stadion yang diperbolehkan.
Hal ini tentu juga menjadi kabar baik bagi suporter klub-klub besar seperti Persija, Persib maupun PSIS Semarang yang sebelumnya mengeluhkan kuota penonton dikurangi 50 persen.
Jadi, catat tanggal kampanye Pemilu 2024 diatas dan suporter Persib, PSIS Semarang hingga Persija Jakarta bisa nonton langsung laga di stadion.***
Berita Terkait
-
Langgar Aturan FIFA, PSIS Semarang dan PSS Sleman Terancam Denda Rp 200 Juta, PSSI Sentil Suporter
-
Njomplang Harga Tiket Persib Bandung dan Bali United, Segini Harga Nonton Langsung di Stadion GBLA
-
Kena Regulasi PSSI, Manajemen Persib Bandung Rugi Rp 1,3 Miliar Saat Main di Stadion GBLA Musim Ini
-
Format Piala Indonesia 2023, Diikuti 64 Klub dan Persib - PSIS Semarang Bisa Ketemu Klub Liga 3
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Lembap Maksimal! 4 Moisturizer Cream Murah yang Ampuh Atasi Kulit Kering
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
4 Cleansing Oil Squalane, Angkat Makeup Kulit Kering dan Rawat Skin Barrier
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal