SUARA SEMARANG - Saddil Ramdani membuat pernyataan heboh yang menyebabkan kondisi harmonis pemain Timnas dibawah Shin Tae Yong dipertanyakan.
Dengan terang-terangan, Saddil Ramdani menyebut "pendatang" dan dikait-kaitkan dengan para pemain keturunan yang dipanggil oleh Shin Tae Yong.
Gegara komentar pedasnya, kini Saddil Ramdani dilaporkan pada pelatih Shin Tae Yong dan Erick Thohir.
Saddil Ramdani diketahui berbalas komentar dengan fans sepakbola di tanah air dan akhirnya merembet ke pelatih Shin Tae Yong.
Semula ada netizen yang menilai Saddil Ramdani bagus saat bermain di tingkat klub namun dianggap tak bersinar saat berseragam Timnas dibawah Shin Tae Yong.
Tak terima dengan hal itu maka Saddil Ramdani pun membalas dengan kalimat yang tak kalah pedas.
Menurut Saddil Ramdani kondisi di Timnas berbeda dengan kondisi di klub, perihal kepercayaan dan kenyamanan yang diberikan.
Saddil Ramdani pun menceritakan jika dirinya sudah hampir tiga tahun beradaptasi di klub dan merasa dihujat oleh netizen.
"Disini gw diberikan kepercayaan, support dan bekerja keras," tulis akun bernama saddilramdanii yang sudah bercentang biru tersebut.
Baca Juga: Sindiran Ze Valente Pada Kondisi Stadion GBK Rusak dan Nyampah, 3 Pemain Top Beri Komentar
Saddil Ramdani memang menjadi langganan di Timnas arahan Shin Tae Yong namun dinilai tampil kurang memuaskan.
Tak berhenti sampai disitu saja komentar Saddil Ramdani, dirinya juga menyebut bahwa netizen yang tak memberikan support pada pemain justru akan menghancurkan mental pemain tersebut.
"Yang kalian dukung hanya pendatang dan dieluh-eluhkan,.... pikir dong," lanjut Saddil Ramdani.
Netizen pun menyebut Saddil Ramdani mudah baper dan memiliki mental yang kurang kuat.
"Baru dikritik pedas netizen jadi baperan... ujung-ujungnya jelek-jelekkan pemain keturunan yang berhak bela Indonesia.... Shin Tae Yong Erick Thohir," tulis akun herdie_syach.
Dengan tegas selanjutnya Saddil Ramdani menulis sama sekali tak menyalahkan pemain keturunan. Bahkan dirinya juga tidak sebut nama.
Berita Terkait
-
Lengkap, Anak Asuh Bima Sakti Satu Grup Dengan Iran dan Korsel di Piala Dunia U-17
-
Bek Jordi Amat Tambal Statistik Memprihatinkan Shin Tae Yong Tanpa Kehadiran Lini Serang Grade A
-
Turun Gunung, Shin Tae Yong Duet Indra Sjafri Bakal Tangani Timnas U-17 dan Siap Tur Sembilan Kota
-
Fix Shin Tae Yong Dapat Jatah Big Match Tahun 2024, Pertanda Perpanjangan Kontrak Dari PSSI Lagi?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Penelitian Ungkap Konsumen Mau Bayar Lebih untuk Pangan Ramah Lingkungan: Kalau Kamu?
-
Minal Aidin wal Faizin Ternyata Tak Sesederhana Itu: Ini Maknanya Jika Dibaca Ala Filsuf
-
Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong
-
BRI Siagakan Lebih dari 19 Ribu ATM dan CRM di Seluruh Indonesia saat Momen Mudik
-
Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala
-
Insanul Fahmi Sok-sokan Kasih Nasihat ke Pengasuh Anak, Dibalas Menohok: Tiba-Tiba Abang Berzina
-
Pemprov Sulsel Gelar Salat Idulfitri di Masjid Kubah 99
-
BRI Bersama YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Jelang AKhir Ramadan di Sengkang
-
Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti