/
Senin, 10 Juli 2023 | 23:39 WIB
Ilustrasi pemain diaspora Timnas U-17. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww)

SUARA SEMARANG - Terdapat enam nama pemain diaspora yang dipanggil TC Timnas U17 untuk memperkuat Indonesia di Piala Dunia U17 Jakarta 2023.

Berikut profil dari enam pemain diaspora yang dipenggil PSSI mengikuti TC Timns U17.

Para pemain diaspora tersebut telah menimba banyak ilmu di luar negeri terutama di negara Eropa.

Keberadaan para pemain diaspora ini juga diharapkan bisa menambah kekuatan Timnas U17 saat berlaga di Piala Dunia U17.

Apalagi berkaca pada Timnas Senior yang diperkuat pemain diaspora cukup memberikan dampak saat berlaga di FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina beberapa waktu lalu.

Berikut profil dari enam pemain diaspora yang sudah berpaspor Indonesia dan dipanggil TC Timnas U17 untuk Piala Dunia U17.

1. Aaron Nathan Ang
Posisi: Penjaga Gawang
Usia: 16 tahun
Klub asal: Youth FC Nottingen

Aaron Nathan punya modal apik sebagai penjaga gawang. Aaron Nathan dibekali tinggi badan 179 cm yang bisa membantunya untuk melakukan duel-duel bola atas.

Saat ini, Aaron Nathan bermain klub Youth FC Nottingen yang berlaga di Oberliga, kompetisi kasta kelima di Jerman.

Baca Juga: 34 Pemain Dipanggil TC Timnas Piala Dunia U17: 6 Diaspora, Garuda Select Ada Hanif dan Lotra

Aaron Nathan lahir di Jakarta, tepatnya pada 12 April 2007. Namanya tercatat pernah bermain untuk Pro Direct Academy yang berkompetisi di Indonesia Junior League 2020 lalu.

2. Mahesa S Ekayanto
Posisi: Belakang
Usia: 16 Tahun
Klub asal: FC Dordrecht

Kedua orang tua Mahesa Ekayanto berasal dari Indonesia. Namun, dia memulai karier junior di Belanda. Sebagai pemain belakang, Mahesa Ekayanto dibekali fisik yang menonjol dengan tinggi badan 182 cm.

Mahesa Ekayanto kini tengah bermain untuk tim muda FC Dordrecht, klub katas kedua di Liga Belanda atau Eerste Divisie.

Bermain di klub milik legenda Belanda Wesley Sneijder, Mahesa Ekayanto pernah menjadi kapten tim DHSC Utrecht. 

Bersama klub ia meraih gelar juara Zwaluwen Youth Cup U-16 2023.

3. Staffan Qabiel
Posisi: Gelandang
Usia: 17 Tahun
Klub asal: Academy Sant Cuggat

Steffan Qabiel merupakan asli Indonesia, tetapi dia memulai karier di Spanyol. Ia lahir pasangan Indriani dan David Horito.

Sebelumnya, Staffan Qabiel bermain untuk Academy Sant Cuggat, ia juga sering menjadi pilihan utama dan meraih cukup banyak gelar pada level usia.

Sebelum terbang ke Spanyol, Qabiel punya jejak di beberapa klub Indonesia. Dia pernah bermain untuk tim muda Persija Barat. Selain itu, Qabiel juga tercatat pernah bermain untuk tim SBAI U-12

4. M Madrid Augusta
Posisi: Winger
Usia: 16 tahun
Klub asal: AFC'34 Alkmaar

Prestasi M Madrid Augusta cukup menonjol sejak muda. ia pernah meraih juara AQUADNC 2018. Dia juga pernah bermain di Liga TopSkor.

M Madrid Augusta juga sempat bermain untuk ASIOP dan ambil bagian di Piala Soeratin.

5. Aaron Liam Suitela
Posisi: Penyerang
Usia: 16 tahun
Klub asal: Bulleen FC

Aaron Suitela lahir dari orang tua yang berasal dari Indonesia dan Turki. Namun, Suitela lahir di Turki.

Aaron Liam Suitela lahir pada 3 Juni 2007 masih bisa bermain di Piala Dunia U-17. Saat ini, Suitela bermain klub klub kasta kedua di Australia yakni Bulleen FC.

6. Welber Halim
Posisi: Bek kanan
Usia: 16 tahun
Klub asal: Sao Paolo

Welber Halim sendiri lahir di Banjarmasin, pada 25 April 2007. Namun, dia kemudian besar di Brasil.

Welber Halim merupakan keturunan Indonesia dari sang ibu. Ayahnya berasal dari Brasil, bernama Jesus Jardim. Nama ayahnya pernah bermain untuk Persiba Balikpapan.

Welber Halim pernah meraih beberapa gelar seperti Gothia Cup (Swedia), Dana Cup 2019 (Denmark), dan Adidas Madewis Cup 2019 (Prancis).***

Load More