SUARA SEMARANG - Beredar video yang berisikan Shin Tae Yong sedang menilai sejumlah aksi para pemain mulai dari bek hingga striker.
Duduk di sebuah bangku di pinggir lapangan, Shin Tae Yong mengamati dengan serius satu per satu aksi pemain.
Bermula dari pengamatan Shin Tae Yong pada seorang pemain belakang melakukan aksi memukau dengan melakukan super save.
Tepuk tangan Shin Tae Yong pun terlihat saat pelatih asal Korea Selatan itu melihat aksi hebat tersebut.
Padahal, terlihat bola sudah hampir memasuki gawang dan dengan cepat si pemain belakang menyapu bola dan hal itu ia tunjukkan pada Shin Tae Yong.
Namun tepuk tangan yang berbeda diberikan oleh Shin Tae Yong saat ia melihat seorang striker dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang dengan sekali sentuh.
Bola datang ke arah striker dengan tanpa pengawalan dan dengan mudah saat ia mencetak gol, dan reaksi Shin Tae Yong begitu senang.
Bahkan dalam video tersebut, Shin Tae Yong memberikan tepuk tangan sambil berdiri dan kemudian mengepalkan tangan serta mengatakan sesuatu.
Namun harus diketahui video Shin Tae Yong tersebut adalah video pendek yang memperlihatkan reaksi dirinya melihat pemain.
Baca Juga: Resmi Ganti Paspor, 2 Young Guns Shin Tae Yong Harus Buktikan Diri di Klub
Melihat video Shin Tae Yong tersebut banyak fans yang menilai itu adalah kondisi pemain Timnas Indonesia.
Pemain Timnas Indonesia di bawah Shin Tae Yong sangat bagus di belakang namun tak memiliki striker murni yang berkualitas.
"Ini sebuah sarkas , coach butuh striker tajam," tulis @fiki_jumper221 terhadap video Shin Tae Yong tersebut.
"Tak perlu banyak gaya,yg ptg goal " @hary.nabihan25.
Shin Tae Yong pernah dengan terang-terangan menginginkan striker berkualitas yang bisa dimiliki oleh Timnas Indonesia.
Maka Shin Tae Yong juga berharap ada striker grade A dari jalur keturunan yang bisa didapatkan oleh PSSI.
Kenyataannya, sampai saat ini Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae Yong belum mendapatkan striker yang diinginkan.
Sehingga strategi yang diterapkan oleh Shin Tae Yong di Timnas Indonesia seringkali buntu dan minim gol.***
Berita Terkait
-
Pelatih Angkut 9 Gelandang, Marselino Ferdinan Jadi Tumpuan Marc Grosjean di KMSK Deinze
-
Resmi Ganti Paspor, 2 Young Guns Shin Tae Yong Harus Buktikan Diri di Klub
-
Utak-Atik Erick Thohir, Jitu Pilih Shin Tae Yong Gondol Juara Piala AFF?
-
Nama Dirtek Baru Datang, Erick Thohir Copot Indra Sjafri Digantikan Pelatih Top Asal Jerman?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin