SUARA SEMARANG - Cidera Pratama Arhan menghalangi dari kesempatan melakukan tendangan penalti yang dilakukan oleh Tokyo Verdy.
Pratama Arhan bisa saja menjadi pembeda saat babak penalti yang mesti dijalani oleh Tokyo Verdy di Piala Kaisar semalam.
Kenyataanya, Pratama Arhan malah harus berpisah dari para pemain Tokyo Verdy di lapangan usai ditarik keluar karena cidera.
Bek Pratama Arhan hanya berjarak 10 menit saja dari peluang menjadi algojo penalti Tokyo Verdy.
Total 110 menit ia bermain di lapangan saat Tokyo Verdy masih bermain imbang 1-1 melawan FC Tokyo di laga derby di ajang Piala Kaisar.
Saat itu Pratama Arhan ditarik keluar oleh pelatih Tokyo Verdy Hiroshi Jofuku dengan alasan cidera yang dialami bek kiri itu.
Padahal, 10 menit berselang, Tokyo Verdy berpeluang besar mengalahkan FC Tokyo di babak penalti dan Pratama Arhan sudah tak berada di lapangan lagi.
Nyatanya, Tokyo Verdy harus gigit jari karena tendangan penalti pemain terakhir tak berhasil sehingga harus tersingkir.
Sampai-sampai klub Pratama Arhan tersebut memberikan motivasi "Tegakkan kepala dan hadapi laga selanjutnya".
Baca Juga: Balas Putusan AFC, Erick Thohir Diminta Ajukan Banding Sanksi Timnas Berat Sebelah
Di laga tersebut, Pratama Arhan menjadi salah satu kunci permainan Tokyo Verdy saat melakukan serangan lewat sisi kiri.
Bahkan, satu lemparan Pratama Arhan hampir saja berbuah menjadi gol andai saja pemain Tokyo Verdy bisa memanfaatkan dengan tepat.
Seperti biasa Pratama Arhan melakukan ancang-ancang jauh dari luar lapangan dan melempar bola ke arah kotak kecil penalti lawan.
Bola mengarah ke pemain Tokyo Verdy dan langsung melakukan sundulan namun kurang sempurna.
Bola lemparan Pratama Arhan itu akhirnya berbelok meluncur ke sisi kanan kanan gawang lawan dan membentur mistar.
Nampak kecewa dengan sundulannya, namun pemain Tokyo Verdy tersebut memberikan apresiasi buat Pratama Arhan atas lemparan super akuratnya.
Saat ini belum diketahui seberapa parah cidera yang dialami oleh Pratama Arhan usai ditarik oleh pelatih Tokyo Verdy Hiroshi Jofuku.
Dua laga yang sudah dijalani Pratama Arhan musim ini menjadi bukti bahwa Tokyo Verdy sudah mengetahui kelebihan pemain asingnya tersebut.***
Berita Terkait
-
Lumbung Duit Tokyo Verdy, Jual Pratama Arhan Ke Klub Brazil Saat Harga Melambung
-
Gabung Tokyo FC, Elkan Baggott Duel Lawan Pratama Arhan di Derby Jepang
-
Asnawi Mangkualam Dapat Perbandingan Langsung Virgil Van Dijk Dari Bintang MU Garnacho
-
Raksasa Korea Ulsan Hyundai Jajal Kemampuan Asnawi Mangkualam, Batu Loncatan Naik Kasta
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!