SUARA SEMARANG - Pelatih Indonesia Shin Tae Yong memiliki skuad mentereng tahun ini dan bahkan salah satunya bernilai puluhan miliar.
Berposisi sebagai bek, anak didik Shin Tae Yong tersebut kenyataanya batal debut dua kali padahal ia memiliki skil di atas rata-rata pemain lain.
Saat ini tak banyak pemain di bawah Shin Tae Yong yang memiliki nilai pasar diatas Rp 10 miliar dan bermain di liga utama.
Jika melihat pasar transfer dan pemain didikan Shin Tae Yong, hanya ada dua bintang dengan nilai diatas Rp 10 miliar tersebut.
Bahkan sekelas jenderal lapangan tengah Shin Tae Yong yakni Marc Klok pun berada di bawah nominal itu yakni
Dua pemain yang saat ini berada di level teratas sama-sama berposisi sebagai bek, yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh.
Bek andalan Shin Tae Yong, Jordi Amat saat ini berada di kisaran harga Rp 15,64 miliar dan bermain di Liga Malaysia bersama Johor Darul Takzim.
Sejauh ini Jordi Amat sudah beberapa kali membela Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae Yong, termasuk saat melawan Argentina bulan lalu.
Masuknya Jordi Amat dalam line up Shin Tae Yong membuat lini pertahanan Timnas Indonesia semakin rapat dan tak mudah kebobolan.
Baca Juga: Buntut Pekan Ke-3, Erick Thohir Pasrah FIFA dan Indonesia Terancam Sanksi Federasi Dunia
Namun bukan Jordi Amat yang menjadi pemain termahal dalam skuad Shin Tae Yong, melainkan Sandy Walsh.
Sandy Walsh adalah salah satu pemain yang diidamkan Shin Tae Yong di barisan belakang Timnas Indonesia.
Bermain untuk klub KV Mechelen, karirnya terus menanjak dan bahkan saat ini harga di bursa transfer mencapai Rp 34,76 miliar.
Harga Sandy Walsh ini mengalahkan bintang-bintang Timnas Indonesia lainnya dibawah Shin Tae Yong seperti Elkan Baggot, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
Meski Sandy Walsh selalu memenuhi panggilan Shin Tae Yong namun kenyataannya ia gagal melakukan debut untuk Timnas Indonesia.
Tak hanya sekali, Sandy Walsh bahkan harus rela tak bisa diturunkan Shin Tae Yong karena cidera yang ia alami.
Pertahanan Timnas Indonesia dibawah Shin Tae Yong diprediksi akan semakin kuat saat kombinasi Jordi Amat dan Sandy Walsh bisa turun bersama.***
Berita Terkait
-
Tonton Duel Kiper Terbaik Timnas, Shin Tae Yong Datangi Kandang PSIS Semarang Tentukan Siapa Nomor 1?
-
Beri Tepuk Tangan, Shin Tae Yong Temukan Striker Ganas di Lini Serang Timnas Indonesia
-
Resmi Ganti Paspor, 2 Young Guns Shin Tae Yong Harus Buktikan Diri di Klub
-
Jurnalis Italia Bikin Shin Tae Yong Gigit jari, Gelandang Bidikan Ditawar AC Milan Rp 310 Miliar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo