SUARA SEMARANG - Pelatih Shin Tae Yong bisa dibuat gigit jari oleh kabar yang disampaikan oleh Jurnalis Italia Fabrizio Romano.
Alasannya, si jurnalis tersebut mengabarkan bahwa pemain bidikan Shin Tae Yong telah ditawar oleh klub raksasa AC Milan.
Dengan kondisi itu, maka akan menjadi jalan terjal bagi Shin Tae Yong untuk mendapatkan jasa si pemain untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pemain bidikan Shin Tae Yong tersebut adalah Tijjani Reijnders yang saat ini masih bermain untuk klub AZ Alkmaar di Liga Belanda.
Sudah jauh-jauh hari, Shin Tae Yong meminta PSSI untuk mendekati Tijjani Reijnders yang berkewarganegaraan Belanda dan melakukan naturalisasi.
Saat usulan itu disampaikan oleh Shin Tae Yong, Tijjani Reijnders belum menjadi pemain seterkenal saat ini dan hal itu terlihat dari kesempatan bermain hingga harga transfer.
Gelandang bidikan Shin Tae Yong tersebut pada tahun 2020 sudah merupakan pemain AZ Alkmaar dan dipinjamkan ke RKC Waalwijk.
Meski masih terombang-ambing dan belum mendapatkan tempat sebagai pemain reguler, Shin Tae Yong saat itu sudah mengetahui betul bagaimana kualitas gelandang berusia 24 tahun ini.
Hal itu menandakan bahwa pencarian bakat yang dilakukan oleh Shin Tae Yong benar-benar tepat pada pemain berkualitas.
Baca Juga: Duel Sprint, Kecepatan Marselino Ferdinan Bikin Geleng-Geleng Asisten Pelatih KMSK Deinze
Apalagi PSSI dan Shin Tae Yong menginginkan pemain keturunan dengan grade A atau kualitas diatas rata-rata sehingga memiliki pengaruh positif untuk Timnas.
"Ngeri ya scouting STY sampe dulu bilang ke pssi untuk tidak nyerah ngejar Tijjani Reijnders," @faris4vamp.
"Pantesan aja Shin Tae Yong bilang PSSI gak boleh nyerah ngejar nih pemain ternyata emang kualitas nya luar biasa," @farellabdjull.
Dikabarkan AC Milan telah membuka penawaran sebesar 19 juta Euro atau sekitar Rp 310 miliar.
Jika pemain incaran Shin Tae Yong ini nanti benar pindah ke AC Milan maka akan sulit bagi Timnas untuk menggaetnya.
Alasan pertama, dengan digaet AC Milan maka Tijjani Reijnders dalam performa yang bagus dan berkesempatan besar masuk di Timnas Belanda.
Berita Terkait
-
Gegara Shin Tae Yong, Ivar Jenner Jadi Pemain Top di Belanda dan Bukti 2 Keuntungan Sekaligus
-
Waktu Mepet, PSSI Tunjuk Eks Chelsea Duet Baru Shin Tae Yong Susun Skuad Juara
-
Awas Degradasi Asnawi, Klub Rekomendasi Shin Tae Yong Hancur Usai Ditinggalkan
-
Bumerang Ronaldo Cs, Shin Tae Yong Terancam Anjlok 5 Kali dan Posisi Indonesia Merosot
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci