SUARA SEMARANG - Bomber PSIS Semarang, Carlos Fortes terancam mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.
Diketahui, Carlos Fortes mendapatkan kartu merah langsung saat PSIS Semarang dijamu PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat 21 Juli 2023 sore.
Dari tayangan ulang, Carlos Fortes terlihat melakukan gerakan susulan dengan menendangkan kakinya ke arah Wahyudi Hamisi.
Sebelumnya, Wahyudi Hamisi melakukan pelanggaran kepada Carlos Fortes hingga pemain asal Portugal tersebut terguling.
Wahyudi Hamisi lantas berteriak kepada Carlos Fortes yang tengah terkapar di tanah.
Sontak Carlos Fortes menendangkan kakinya ke arah Wahyudi Hamisi dan hal tersebut terjadi persis di depan wasit yang memimpin pertandingan.
Pada menit 33, kedua tim terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah PSIS Semarang kehilangan Carlos Fortes setelah dihukum kartu merah langsung.
Sementara PSS Sleman kehilangan Wahyudi Hamisi setelah menerima kartu kuning kedua.
Kartu kuning pertama Wahyudi Hamisi didapat saat dirinya berusaha menghentikan pergerakan Giovani Numberi.
Baca Juga: Jokowi Dinilai Ingin Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo atau Ganjar
Sebelum diusir wasit, Carlos Fortes sempat membuka keunggulan PSIS Semarang pada menit 24 memanfaatkan umpan Septian David Maulana.
Namun pertandingan berakhir imbang 2-2 untuk kedua tim sehingga PSS Sleman dan PSIS Semarang harus berbagi poin.
Dalam regulasi, pemain yang mendapatkan kartu merah secara langsung akan mendapatkan denda Rp 10 juta rupiah.
"Pemain yang mendapatkan kartu merah (langsung) sebagaimaan diatur dalam ayat 5 Pasal ini dikenakan denda sebesar Rp. 10.000.000,-," bunyi regulasi tersebut.
Dengan demikian, Carlos Fortes saat ini akan terancam dengan sanksi yang akan dijatuhkan oleh Komdis PSSI tersebut.
Selain itu, Carlos Fortes juga dipastikan tidak akan memperkuat PSIS Semarang di 1 pertandingan selanjutnya.
Namun jika Komdis PSSI menemukan pelanggaran yang lebih berat, bisa saja sanksi larangan bermain Carlos Fortes akan lebih berat.
"Pemain yang memperoleh kartu merah langsung tidak diperkenankan untuk bermain 1 kali Pertandingan pada Pertandingan berikutnya. Apabila terdapat indikasi bahwa tindakan indisipliner yang menghasilkan kartu merah tersebut dapat menghasilkan sanksi lebih berat berdasarkan Kode Disiplin PSSI, maka pengawas pertandingan wajib menyampaikan hal tersebut kepada Komite Disiplin PSSI," bunyi regulasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK