SUARA SEMARANG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang sukses menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) dengan menghadirkan aparat penegak hukum dan instansi vertikal Kabupaten Grobogan.
Kegiatan berlangsung di Grand Master Hotel Grobogan dan dihadiri oleh sejumlah pejabat yang memiliki peran dalam pengawasan orang asing di wilayah tersebut.
Rakor TIMPORA kali ini mengangkat tema "Urgensi Pengawasan Orang Asing di Masa Endemi" sebagai upaya pencegahan pelanggaran yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) di tengah meningkatnya jumlah orang asing yang masuk ke wilayah Indonesia.
Aski Bomantara, selaku Ketua Panitia dan juga Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, membuka kegiatan dengan menyampaikan laporan tentang rangkaian acara.
Pembukaan resmi dilakukan oleh perwakilan Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Acan Hi Tulis, yang mewakili pejabat Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian.
Dalam sambutannya, Acan Hi Tulis menekankan pentingnya sinergi antara seluruh instansi yang tergabung dalam TIMPORA Kabupaten Grobogan.
Ia mengajak para peserta untuk berbagi informasi terkait keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Grobogan, guna memperkuat upaya pengawasan.
Salah satu narasumber utama dalam rapat ini adalah Analis Keimigrasian Ahli Madya, Jumiyo. D
alam penjelasannya, Jumiyo menguraikan berbagai modus operandi yang sering digunakan oleh orang asing di Indonesia, dengan tujuan agar lingkungan masyarakat tidak terancam.
Baca Juga: Komunitas Warteg Indonesia Berikan Pelatihan Kuliner Untuk Ibu-Ibu Prasejahtera di Kebon Jeruk
Lebih lanjut, Jumiyo juga memperkenalkan Si Semar Sempoa sebagai sistem pelaporan terbaru tentang orang asing. Sistem ini diharapkan dapat memudahkan dan memperketat pengawasan orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Semarang.
Setelah sesi paparan, dilanjutkan dengan rapat inti yang berlangsung efektif melalui diskusi tanya jawab.
Pertukaran informasi terkait pengawasan orang asing di Kabupaten Grobogan berjalan lancar, memperkuat upaya pencegahan pelanggaran oleh WNA.
Kegiatan rapat koordinasi TIMPORA ini menjadi langkah konkret dan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Grobogan.
Diharapkan, kolaborasi dan sinergi antarinstansi terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap orang asing demi keamanan dan keberlangsungan negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi