SUARA SEMARANG - Guru honorer SMA/SMK/SLB di Jawa Tengah membentuk Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FKGTT) yang bertujuan agar pemerintah memperhatikan nasib mereka.
FKGTT menilai saat ini kebijakan yang ditelurkan pemerintah belum bisa membuat para guru honorer meraih kata sejahtera.
Terlebih lagi banyak guru honorer yang saat ini tidak mendapatkan jam alias 0 jam akibat kedatangan guru P3K dari swasta.
Wakil Ketua FKGTT, Wiji Moh Arwan mengatakan bahwa pihaknya mendesak Pemprov Jawa Tengah untuk menyelesaikan permasalahan guru honorer.
Dia menilai, permasalahan guru honorer justru berasal dari kebijakan pemerintah yang kurang tepat sasaran.
"Mau menyelesaikan honorer kok guru swasta diajak ikut tes, saya gagal tes mendapatkan passing grade karena formasi Bahasa jawa tidak ada sejak tahun 2021. Bahasa Jawa dipaksa linier ke seni budaya dan Bahasa Indonesia. Sungguh aneh guru Bahasa Jawa tapi disuruh mengerjakan soal-soal teknis yang bukan kompentensinya," katanya, Sabtu (29/7/2023).
"Belum lagi masalah penempatan kebutuhan guru yang asal-asalan, banyak formasi guru P3K yang tidak sesuai dengan R.10. Contohnya di sekolah A kekuranggannya guru PAI tapi dikasih guru Bahasa Inggris," tambahnya.
"Kalau pemerintah provinsi jateng pengen meneyelesaikan guru honorer P1, P2 atau P3 di tahun 2023 harusnya bisa. Dalam lampiran Permenkeu No 212/PMK.07/PMK/2022 dalam DAU mendapatkan 6.951 formasi guru, tapi pemprov jateng hanya mengajukan 1.500 formasi guru, jelas ini di luar ketentuan Kemenkeu," sambung Arwan.
Pihaknya bahkan sudah mengirim surat ke dinas terkait di level provinsi, Dirjen GTK dan anggota komisi X DPRI RI untuk minta audiensi.
Baca Juga: Breaking News! Terkuak Fakta Viral Ritual di Masjid Dekat Daarut Tauhid Kota Bandung
"Tapi belum ada jawaban sampai saat ini. Kami berkumpul ini hanya ingin kejelasan saja dan sedang ikhtiar menyelamatkan teman-teman guru honorer di SMA/SMK/SLBN yang terancam nol jam karena banyaknya penempatan guru swasta menjadi P3K," tambahnya.
FKGTT mendorong pengurus PGRI di daerah agar bersuara memberikan dukungan kepada para guru honorer yang sedang terancam guru-guru P1 dari swasta.
Arwan juga ingin semua pihak memahami isi dari SE MenpanRB No B/1527/M.SM.01.00/2023 yang mana dalam poin B disebutkan dalam pembiayaan tenaga non ASN ada prinsip bahwa tidak mengurangi pendapatan yang diterima oleh tenaga non ASN tersebut.
"Pemerintah wajib melindungi teman2 kami yang terancam 0 jam ataupun jamnya dikurangi akibat ditempatkannya guru P1 swasta disekolah negeri. Kami dan teman FK GTT SMA/SMK/SLBN sangat mengharap kepada gubernur Jawa tengah mendengar kegelisahan kami," pungkasnya.
Berikut ini 7 tuntutan dari FKGTT yang menggelar pertemuan di Kota Semarang pada Sabtu 29 Juli 2023:
1. Formasi dibuka semua Mapel sesuai DAU yaitu 6.951 bukan hanya 1.500 formasi guru
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris