SUARA SEMARANG - Sembilan pemain terancam dicoret Indra Sjafri dari skuad Timnas Indonesia di ajang Asian Games Hangzhou China 2023.
Pelatih Indra Sjafri secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaan pada pemain muda yang sudah dobel job.
Dengan fokus di dua hal menurut Indra Sjafri seorang pemain tak akan bisa mengembangkan karir sepakbola secara maksimal.
Pemain dobel job yang dimaksud Indra Sjafri adalah para pemain muda potensial Timnas yang mengikuti pendidikan kepolisian.
Meski mengaku tak bisa ikut campur pada putusan pribadi pemain namun Indra Sjafri juga mengatakan tak tahu bagaimana masa depan karir sepakbola yang bersangkutan.
Saat ini Indra Sjafri diberikan mandat oleh PSSI untuk menangani Timnas U-20 serta Asian Games 2023 mendatang.
Dengan keputusan ada ditangan Indra Sjafri maka bisa saja pelatih 60 tahun tersebut akan mencoret nama-nama pemain muda yang sudah beberapa kali membela Timnas Indonesia.
Mengingat Indra Sjafri menyampaikan seorang yang ingin fokus bermain sepakbola tak bisa memecah karirnya dengan fokus pada hal lainnya.
Bahkan Indra Sjafri juga mencontohkan dirinya keluar dari salah satu BUMN demi fokus di dunia sepakbola profesional.
Baca Juga: Ketahuan Nyontek, Asnawi Mangkualam Diketawakan Saat Beri Tanda Tangan Penggemar
Jika keputusan Indra Sjafri akhirnya mencoret nama-nama pemain yang dobel job maka akan sangat merugikan karir si pemain.
Lantaran diantara mereka sebelumnya menjadi andalan Timnas Indonesia muda dan bahkan ada yang menjadi langganan Timnas.
Total ada sembilan pemain yang dobel job mengikuti pendidikan kepolisian. Diantaranya adalah Muhammad Ferrari dan Ananda Raehan.
Ditambah nama-nama lain seperti Dimas Juliano Pamungkas, dan Muhammad Fariz Maulana, Ginanjar Wahyu, Frengky Missa, Kakang Rudianto, dan Rabbani Tasnim Siddiq.
Perlu diketahui ada sejumlah pemain Indonesia yang meredup karirnya usai menjalani dobel job tersebut meski ada yang tetap bisa menjalani keduanya.
Saat ini semua keputusan ada ditangan Indra Sjafri apakah nantinya akan mencoret nama-nama tersebut dari skuad Timnas yang ia pimpin atau tidak.
Berita Terkait
-
Kiper Junior Van Der Sar Kalahkan Didikan Shin Tae Yong di Timnas U-23 Raih Top Saves
-
Kiper Grade A ke Inter Milan Jadi Klausul Erick Thohir Mendatangkan Emil Audero Ke Timnas Indonesia?
-
Gelar Rapat Tertutup, Erick Thohir Terima Catatan 4 Hari Frank Wormuth dan Ucapkan Terima Kasih ke Bima Sakti
-
Duel Kiper Piala Dunia, Penantian Setahun Pratama Arhan Terbayar Lunas di Jepang 5 Kali Lipat
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Liburan ke Luar Negeri Pakai Qatar Airways Malah Dapat Cashback, Ini Caranya
-
Sederet Bukti Refal Hady dan Aisyah Aqilah Lagi Dekat, Resmi Pacaran?
-
Jejak Wawasan 11: Menyibak Dunia Tersembunyi dalam The Secret of Shambhala
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
BRI Dukung Eksportir Muda Sumsel, Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi