SUARA SEMARANG - KMSK Deinze seakan memberikan warning bagi Marselino Ferdinan usai mendatangkan raja assist musim lalu.
Peringatan bagi Marselino Ferdinan tersebut terlihat jelas karena si raja assist Guillaume De Schryver memiliki posisi yang sama dengan Lino yakni gelandang serang.
Dalam beberapa hal, Marselino Ferdinan tertinggal jika dibandingkan dengan pemain anyar KMSK Deinze tersebut.
Sebelum De Schryver datang, Marselino Ferdinan hanya bersaing dengan dua gelandang serang KMSK Deinze lainya. Yaitu Alession Satelensdan Joachim Carcela-Gonzalez.
Dibandingkan keduanya, Marselino Ferdinan memiliki kelebihan yakni masih muda dan kepercayaan diri tinggi. Meski kalah pengalaman dari Staelens.
Namun jika dibandingkan dengan De Schryver maka posisi Marselino Ferdinan terbilang kalah jauh.
Jika melihat torehan musim lalu maka Marselino Ferdinan hanya mengoleksi 1 gol dan 0 assist. Meski berubah total di ajang pramusim karena Lino mencetak 2 gol dan 1 assist.
Usia Marselino Ferdinan yang masih 19 tahun bisa jadi belum terlalu matang sebagaimana Guillaume De Schryver yang sudah 26 tahun.
Di musim lalu Guillaume De Schryver yang bermain untuk KSK Lierse Kempenzonen mencetak 2 gol dan 19 assist.
Baca Juga: Catat Rekor Pratama Arhan Pakai Rompi Merah Jelang Lawan Klub Medioker Blaublitz Akita
Guillaume De Schryver bahkan dinobatkan sebagai raja assist bersama rekan Marselino Ferdinan gaetan Hendrickx.
"De Schryver (bersama kapten kami Gaëtan Hendrickx) dinobatkan sebagai asisten raja Challenger Pro League," unggah offisial KMSK Deinze.
Melihat kemampuan De Schryver yang begitu hebat musim lalu, Marselino Ferdinan bisa jadi kalah bersaing dengan pemain asli Belgia tersebut.
Dengan demikian akan ada persaingan ketat bagi Marselino Ferdinan untuk memperebutkan posisi starter gelandang serang KMSK Deinze.
Namun ada keuntungan yang bisa diperoleh Marselino Ferdinan dari rekan barunya di KMSK Deinze tersebut yakni pengalaman bermain bersama.
Hal itu secara otomatis akan meningkatkan kualitas Marselino Ferdinan dari sisi insting kreasi assist pada lini serang KMSK Deinze.***
Berita Terkait
-
Kejutan 5 Besar Kasta UEFA, Liga Marselino Ferdinan Ungguli Koefisien Perancis Serta Belanda
-
Top, Ramadhan Sananta dan Witan Sulaeman Kuasai Statistik Lokal Sejajar Striker PSIS Semarang
-
Bentrok Patro Eisden, Pembuktian Marselino Ferdinan di Liga Belgia Musim Ini
-
Dua Gol Krusial Marselino Ferdinan Selamatkan Wajah Klub Belgia, Rekap 7 Ujicoba KMSK Deinze
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC