SUARA SEMARANG- Berikut kami sajikan soal dan kunci jawaban post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi.
Post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi terdapat didalam Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang diperuntukkan bagi pembelajaran mandiri para guru.
Perlu diketahui bahwa kunci jawaban post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi yang ada dalam artikel ini bisa jadi berbeda secara urutan atau nomor dengan yang ada pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang anda kerjakan.
Untuk itu anda diminta lebih teliti dan mengeksplorasi kunci jawaban post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi yang ada pada artikel ini.
Tulisan bercetak tebal pada pilihan ganda dibawah merupakan kunci jawaban dari soal yang tersedia.
Merangkum dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) berikut kami sajikan soal dan kunci jawaban post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi.
Soal dan kunci jawaban post test Topik Disiplin Positif Modul 2, Restitusi.
1. Masing-masing murid memiliki latar belakang yang berbedabeda. Oleh sebab itu, agar bisa menjalankan segitiga restitusi dengan lebih efektif, idealnya di kelas memiliki ….
A keyakinan kelas
B peraturan kelas
C budaya sekolah
D peraturan sekolah
2. Dalam restitusi, penting bagi guru untuk memberikan pandangan baru pada murid-murid, bahwa disiplin adalah tentang bagaimana seseorang bisa….
A memenuhi kebutuhan dasar semua orang.
B mengikuti nasihat dan saran dari orang tua dan guru.
C patuh pada peraturan dan undang-undang yang berlaku.
D memenuhi kebutuhan dasar dirinya, dengan tetap memperhatikan kepentingan orang lain.
3. Setiap tindakan yang dilakukan manusia, baik atau buruk, memiliki alasan atau tujuan. Tujuan dari setiap Tindakan tersebut adalah memenuhi kebutuhan dasar. Berikut ini yang merupakan kebutuhan dasar, selain bertahan hidup, adalah ….
A cinta, kekuatan, kemandirian, dan kebahagiaan
B cinta, penguasaan kebebasan, dan kesenangan
C cinta, kesetaraan, kemandirian, dan kesenangan
D kekuatan, kesetaraan, kebebasan, dan kebahagiaan
4. Pada saat ada murid melakukan kesalahan, guru perlu menormalkan kesalahan dan kegagalan tersebut, agar murid ….
A merasa bersalah dan menyesal
B tidak mengulangi kesalahan yang dibuat
C berpikir bahwa gurunya memahami situasinya
D bisa mengakses bagian otak untuk berpikir rasional
5. Berikut ini adalah alasan mengapa penting bagi guru untuk bertanya pada muridnya tentang apa yang ia yakini, KECUALI?
A Untuk dapat mengingatkan murid akan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.
B Untuk menemukan unsur-unsur yang membuat murid termotivasi secara internal.
C Nilai-nilai kepercayaan yang diyakini murid merupakan salah satu latar belakang yang mendasari perilaku murid.
D Untuk menemukan aspirasi sosok yang dicita-citakan yang membuat murid termotivasi untuk berperilaku tertentu.
6. Berikut ini adalah kalimat yang bisa diucapkan oleh guru untuk mengubah identitas murid yang melakukan kesalahan dari orang gagal menjadi orang sukses, KECUALI ….
A Kamu berhak kok merasa begitu.
B Ibu/Bapak Guru tahu kok kalau kamu anak baik.
C Ibu/Bapak Guru juga pernah kok melakukan kesalahan itu.
D Bukan kamu saja yang tidak berhasil dalam pembelajaran ini.
7. Restitusi disiplin diri adalah metode untuk penyusunan kembali model disiplin di sekolah, yang mengajak murid untuk melakukan hal-hal berikut, KECUALI ….
A mengidentifikasi kembali tindakannya
B menemukan pemecahan masalah yang bisa dilakukan.
C menganalisis dan memikirkan langkah yang tepat dalam pemecahan masalahnya
D menemukan masalah yang timbul untuk mengetahui penyebabnya, dan siapa yang bersalah.
8. Diane Gossen memberikan strategi untuk melakukan restitusi dengan segitiga restitusi. Segitiga ini akan membantu memahami perilaku murid dan membimbing murid untuk belajar dari kesalahannya dan menjadi individu yang lebih baik. Berikut adalah sisi-sisi segitiga restitusi ….
A menenangkan murid, memvalidasi perilaku murid yang salah, menanyakan keyakinan murid
B menenangkan murid, menunjukkan perilaku murid yang salah, menanyakan keyakinan murid
C menstabilkan identitas murid, memvalidasi perilaku murid yang salah, menanyakan keyakinan murid
D menstabilkan identitas murid, menunjukkan perilaku murid yang salah, menanyakan keyakinan murid
Berita Terkait
-
10 Kunci Jawaban Post Test Topik Disiplin Positif Modul 3 "5 Posisi Kontrol Guru" Platform Merdeka Mengajar (PMM)
-
Kunci Jawaban Post Test Modul 1 Asesmen Awal Pembelajaran Numerasi Adaptasi Pratham TaRL Topik Asesmen Awal Pembelajaran Mumerasi
-
Kunci Jawaban Modul 2 Topik Asesmen Awal Pembelajaran Numerasi Latihan Mandiri Platform Merdeka Mengajar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions