SUARA SEMARANG - Kiper PSIS Semarang Adi Satryo mendapat respon kasar oknum warganet usai benturan dengan Arsan Makarim pemain Persib Bandung, David da Silva berkomentar.
David da Silva penyerang Persib Bandung turut buka suara soal Adi Satryo PSIS yang dikatai kasar oleh warganet, usai tragedi benturan keras dengan Arsan Makarim.
Tragedi benturan Adi Satryo dengan Arsan Makarim saat laga pekan ke-9 Liga 1 2023/24, antara PSIS Vs Persib Bandung, di Stadiom Jatidiri, Ahad 20 Agustus 2023.
Arsan Makarim masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua hingga terlibat benturan keras dengan Adi Satryo.
Saat itu Arsan Makarim mendapat umpan terobosan di sisi kanan lapangan.
Pada saat itu pula Adi Satryo keluar dari kotak penalti dengan berlari mengejar bola yang masih 50:50.
Bola lebih dahulu didapat Arsan Makarim namun, Adi Satryo juga berupaya menghalau bola dengan terjangan.
Dalam tayangan video, sikut Adi Satryo mengenai kepala Arsan Makarim serta benturan badan tak terelakkan.
Arsan Makarim jatuh tergeletak dengan darah yang mengucur di kepala dan langsung mendapat perawatan.
Sementara itu Adi Satryo langsung di ganjar kartu merah.
Usai kejadian itu, Adi Satryo mendapat banyak hujatan di media sosial.
Hujatan itu bahkan menjurus dengan kata kasar makian yang juga ditujukan kepada keluarga seperti istri.
Adi Satryo tak kuat hati, dan menyampaikan klarifikasi di media sosial.
"Mohon maaf untuk abang-abang yang terhormat semuanya, saya pribadi sudah meminta maaf secara baik kepada Arsan Makarim atas tragedi yang tidak diinginkan, pada saat pertandingan dan selesai pertandingan," katanya.
Adi Satryo tak kuat hati, dan menyampaikan klarifikasi di media sosial.
Berita Terkait
-
Gali Freitas Ngamuk ke Sosok Timnas, Kartu Merah dan Hasil PSIS Vs Persib
-
Kondisi Terbaru Arsan Makarim Persib usai Dihantam Adi Satryo PSIS hingga Darah Mengucur, Yoyok Sukawi Terancam Denda
-
Cedera Dewa 19 jelang PSIS Vs Persib buat Sang Pramugari Bersuara, Turun saat Timnas Indonesia Vs Timor Leste?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat