SUARA SEMARANG - Dalam pertemuan konsolidasi yang diadakan di New Merdeka Hotel Pati, warga yang tergabung dalam kelompok sukarelawan "Desa untuk Ganjar" (Desgan) Kabupaten Pati menyampaikan apresiasi ini menjelang akhir masa jabatan Ganjar pada tanggal 5 September mendatang.
Dalam acara tersebut, sekitar 350 warga Pati hadir untuk mengucapkan terima kasih.
Penyampaian rasa terima kasih ini disampaikan jelang purnatugas Ganjar pada 5 September mendatang, usai menjabat sebagai Gubernur Jateng selama dua periode.
Ketua Des Ganjar Kabupaten Pati, Wiryanto mengatakan sedikitnya ada 350 warga Pati yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Mereka mewakili desa-desa yang ada di Kabupaten Pati untuk bisa menyaksikan bagaimana acara Des Ganjar hari ini, berkaitan dengan ucapan terima kasih kami kepada Ganjar Pranowo yang sebentar lagi akan purnatugas," kata Wiryanto.
Selama dipimpin Ganjar, Wiryanto mengatakan telah merasakan tangan dingin pria berambut putih tersebut dalam menyelesaikan permasalahan di wilayahnya.
"Ketika ada perbedaan pendapat, ada persoalan di tingkat bawah, baik itu di kabupaten atau kecamatan, beliau langsung ingin turun ke bawah untuk bisa mendingan dan menyelesaikan persoalan tersebut," katanya.
Sifat energik Ganjar menjadi salah satu alasan dirinya banyak dicintai warganya. Wiryanto menuturkan, Ganjar tidak pernah terlihat letih ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dia melanjutkan Ganjar juga aktif dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat desa. Mulai dari program pengentasan kemiskinan, hingga program untuk meredam kasus stunting anak.
Baca Juga: Buntut Promosikan Judi Online, Wulan Guritno Segera Diperiksa Polisi
Di Pati sendiri, Ganjar juga kerap mengimplementasikan salah satu program andalannya yakni Tuku Lemah Oleh Omah. Dalam program tersebut, Ganjar telah membangun ratusan rumah untuk warga prasejahtera di Jateng.
"Yang lain juga banyak sekali. Berkaitan dengan infrastruktur, pembangunan, biasanya juga ada yang mendapatkan bantuan untuk (pembangunan) tempat ibadah, musala, masjid, gereja, wihara, dan lain sebagainya," pungkas Wiryanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan: BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
-
Kunjungan Melonjak 5,25 Persen! Revolusi Wisata di Jawa Tengah, Urban dan Instagramable Jadi Magnet
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
-
Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen