SUARA SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, turut hadir dan menyebarkan apem kepada ribuan warga dari berbagai daerah yang hadir. Kehadirannya disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh masyarakat.
"2 tahun pandemi telah berlalu, dan tahun lalu kita bisa merayakan kembali. Hari ini, dalam hari kedua perayaan, antusiasme masyarakat sungguh memukau," ujar Ganjar di lokasi.
Tradisi Sebar Apem Yaa Qowiyyu dilakukan setiap bulan Sapar, di mana apem dilemparkan dari tokoh masyarakat kepada masyarakat sebagai pelajaran tentang nilai-nilai berbagi dan bersedekah.
Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ke-17 dan dikreasikan oleh Ki Ageng Gribig. Tindakan melemparkan apem dari menara memiliki makna bahwa sesuatu datangnya dari atas, dan tanpa usaha, kita tidak akan memperolehnya.
Kata "Yaa Qowiyyu" berasal dari penyingkatan bacaan doa yang berarti "berilah kekuatan kepada kami segenap kaum muslimin."
Dalam suasana selawat, Ganjar ikut merawat tradisi Sebar Apem Yaa Qowiyyu dengan membagikan sebanyak 6,6 ton kue apem kepada masyarakat.
"Kue apem yang dibuat oleh masyarakat mencapai 5-6 ton dan merupakan kontribusi dari masyarakat. Ini adalah pelajaran berharga tentang bersedekah dan ibadah, semuanya dilakukan dalam suasana keceriaan dan silaturahmi. Ini adalah tradisi yang unik," ujar Ganjar.
Tradisi Yaa Qowiyyu tidak hanya tentang membagikan kue apem kepada masyarakat, tetapi juga tentang menjalin silaturahmi antara tokoh setempat dan masyarakat. Ganjar melihat tradisi ini sebagai potensi untuk menjadi acara rutin yang dapat meningkatkan perekonomian warga.
"Tradisi ini bisa menggerakkan banyak hal, seperti silaturahmi spiritual dan mendukung perekonomian, bahkan dapat menjadi acara yang mengundang orang untuk datang ke daerah ini. Semoga semua tetap sehat," kata Ganjar.
Baca Juga: Mantan Istri Dirut Taspen Benarkan Rekaman yang Viral soal Pemberian Uang Dirinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Besar Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026