SUARA SEMARANG - Exit Tol Ngaliyan Kota Semarang akan dilakukan redesain untuk mencegah hal yang tidak diinginkan di kawasan tersebut.
Diketahui, saat ini daerah Ngaliyan, BSB dan sekitarnya sudah padat kendaraan sehingga desain exit tol dibuat untuk mengurai kemacetan tersebut.
Selain itu, di daerah Ngaliyan juga beberapa kali terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat, seperti truk yang melewati jalan utama.
Sekretaris Derah Kota Semarang Iswar Aminuddin mengatakan, jika exit tol Ngaliyan tidak didesain dengan baik, justru bakal mengakibatkan kemacetan di jalan poros Ngaliyan.
"Sehingga dibutuhkan desain yang lebih nyaman bagi pengendara, pengguna jalan," katanya dikutip dari semarangkota.go.id.
Akibat dari desain ulang ini, target penyelesaian pembangunan exit tol Ngaliyan menjadi mundur.
Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan kepada warga Kota Semarang.
Saat ini, redesain Exit Tol Ngaliyan sudah rampung dan sudah diketahui kebutuhan total luasan lahan hasil desain ulang infrastruktur tersebut.
Beberapa hal yang harus dilakukan adalah pembebasan tanah hingga sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak proyek tersebut.
Baca Juga: Bak Pablo Escobar, 6 Fakta Kejahatan Fredy Pratama: Sindikat Narkoba Terbesar Indonesia
"Kaitan pembebasan tanahnya akan dibiayai penuh oleh pemerintah pusat. Cuma sekarang bagaimana penerapan lokasi, peta bidang, dan sebagainya untuk kemudian dilaksanakan kembali sosialisasi kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan penyebab mundurnya target pembangunan exit tol Ngaliyan adalah meluasnya lahan yang harus dibebaskan.
Dengan demikian, otomatis anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan juga akan bertambah seiring bertambahnya warga yang terdampak proyek.
"Pembebasan lahan yang (semula) membutuhkan 4.000 meter persegi berubah menjadi 6 hektare sehingga dibutuhkan anggaran pembebasan yang lebih banyak," kata Ita, sapaan akrab Hevearita.
Dengan adanya exit tol Ngaliyan, masyarakat pengguna jalan akan bisa lebih mudah untuk keluar masuk melalui tol Semarang-Batang.
Exit tol Ngaliyan juga dinilai sangat strategis untuk mendukung kegiatan perekonomian di sekitar kawasan itu, apalagi terdapat kawasan industri di Bukit Semarang Baru (BSB).
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena