SUARA SEMARANG – Pelatih Jeonnam Dragons harus mengakui kekolotan Asnawi Mangkualam dalam setiap permainan, dan makin terlihat jelas saat berhadapan dengan Kyungnam FC.
Karakter permainan Asnawi Mangkualam dinilai sangat kuat oleh sang pelatih Jeonnam Dragons, bahkan saat dikeluarkan dari pertandingan pun, pelatih menyayangkan keputusan sang wasit yang tidak adil.
Jeonnam Dragons kembali menjalani laga di K-League 2 di mana Asnawi Mangkualam langsung dimainkan sang pelatih setelah FIFA Matchday.
Asnawi Mangkualam bermain sangat baik di laga ini, seperti biasa, aksi spartannya berhasil membuat lawannya keteteran.
Permainannya yang lugas serta tak pandang bulu membuat Asnawi Mangkualam menjadi sorotan wasit selama pertandingan berlangsung.
Kerasnya permainan Asnawi Mangkualam membuat lawan begitu lemah ketika menghadapinya one by one, sepertinya wasit juga terus menandai Asnawi sebab setelah laga FIFA matchday, Asnawi bermain terlalu bersemangat selama pertandingan berlangsung.
Asnawi Mangkualam terlihat ngotot dan keras dalam pertandingan antara Jeonnam Dragons kontra Kyungnam FC.
Pemain Timnas asal Indonesia itu diganjar kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya pada babak pertama.
Pada laga Kyungnam FC versus Jeonnam Dragons skor berakhir satu-satu di babak pertama, sementara pada babak kedua Asnawi masih tetap dengan ciri khasnya yang bermain keras.
Tak lama setelah babak kedua berlangsung, Asnawi Mangkualam kembali melakukan pelanggaran kedua dan mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah.
Wasit kemudian mengusir Asnawi Mangkualam dari lapangan yang membuat Jeonnam Dragons hanya bermain dengan 10 orang pemain.
Sebenarnya, pelanggaran kedua yang dilakukan oleh Asnawi masih tergolong pelanggaran biasa, seharusnya Asnawi masih bisa mendapatkan peringatan sekali lagi.
Namun pihak wasit memang sepertinya sudah mengincar Asnawi Mangkualam dari awal pertandingan, karena melakukan permainan yang sedikit keras dalam pertandingan ini.
Terlihat pelatih Jeonnam Dragons sampai marah ke wasit pertandingan karena tak adil dalam memberikan keputusan, karena dalam laga ini Jeonnam Dragons menjadi tim tamu.
Sang pelatih Jeonnam Dragons pun tetap memberikan applause kepada Asnawi Mangkualam meskipun mendapatkan kartu merah, baginya Asnawi merupakan satu-satunya pemain yang memegang prinsip kokoh dalam bermain.
Berita Terkait
-
Melissa Vargas, Zehra Gunes, Ebrar Karakurt, Siapa yang Mendominasi Poin Bawa Turki dalam Kualifikasi Bola Voli Putri FIVB Road to Paris 2024?
-
Viral di Shorts dan SnackVideo! Asnawi Mangkualam Dipukul Shin Tae Yong hingga Dijewer dan Dirangkul, Ternyata Karena Hal Ini
-
Timnas U-23 Indonesia Kalahkan Turkmenistan dengan Telak, Agamyradov Akui Peran Shin Tae Yong Majukan Dunia Sepak Bola Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi