SUARA SEMARANG – Ini yang akan dikatakan oleh Erick Thohir terhadap para pemuja Lokal Pride saat melihat Timnas Indonesia kalah tiga laga secara beruntun.
Pasalnya, para pemuja Lokal Pride ini selalu mengkritik Shin Tae Yong yang telah membangkitkan kualitas Timnas Indonesia, sehingga Erick Thohir pun akan berlaku demikian.
Untuk itulah, Erick Thohir pun bakal semprot para pemuja Lokal Pride yang masih memiliki pemikiran ke belakang terhadap Timnas Indonesia, seperti yang telah diunggah di akun YouTube Star Football 28 September 2023.
Erick Tohir pasti akan mengamuk, Ini yang terjadi jika Shin Tae Yong tidak menangani Timnas Indonesia.
Permainan tak enak dilihat kembali dilakukan Timnas Indonesia yang berlaga di 16 besar Asian Games 2023.
Meski ada tambahan amunisi Ramadhan Sananta, namun hasilnya masih saja sempat sama.
Dari awal laga Indonesia mengandalkan permainan parkir bus yang tidak efisien untuk diterapkan dalam pertandingan sepak bola modern ini.
Sebab gaya parkir bus memang membutuhkan pemain dengan passing yang akurat untuk menggalang serangan balik dari belakang yang dikirimkan langsung ke Ramadhan Sananta sebagai juru gedor.
Namun Indonesia terlihat memang tak memiliki kapasitas pemain seperti itu dalam gelaran Asian Games kali ini.
Alih-alih bermain secara efektif, tapi dalam pertandingan ini malah terlihat sering sekali membuang bola.
Indonesia seperti bermain di era dulu, ketika bertemu negara besar langsung digempur habis-habisan dan mengakibatkan mental blok pemain, sehingga tidak mampu mengembangkan permainan.
Datangnya Ramadhan Sananta ke Cina memang terlihat membuat gaya permainan Indonesia begitu berubah setelah ada target man di lini depan.
Syahrian Abimanyu selaku motor serangan Indonesia akhirnya menemukan arah bermain dari awal pertandingan karena adanya Ramadhan Sananta sebagai juru gedor Timnas Garuda.
Namun sayang umpan-umpan enak yang diharapkan Sananta hanya terjadi beberapa kali saja dalam awal pertandingan, setelah itu gaya permainan Indonesia balik lagi ke jaman dulu,
Tak ada skema permainan yang pasti, itu terlihat sangat membosankan melihat permainan Timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Level Indonesia Udah Naik ke Asia, Coach Justin Beri Tamparan ke Pemuja Lokal Pride: Memalukan Jika Fokus Ke Piala AFF!
-
Kegagalan Timnas Indonesia Kalahkan China Taipei di Asian Games 2023, Bikin Skakmat untuk Pemuja Lokal Pride yang Selalu Kritik Shin Tae Yong
-
KENA KARMA! Pengamat Sepak Bola Indonesia 'Si Paling Lokal Pride' Kehujanan Kritik Habis-Habisan oleh Netizen
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?