SUARA SEMARANG – Sahut-menyahut suara keras terdengar dari hantaman palu ke lempengan pelat besi panas yang menganga merah di atas paron.
Proses penempaan pelat besi itu dilakukan tiga orang pekerja di sebuah bengkel Pande Besi yang berada di bagian belakang rumah di perkampungan yang cukup padat.
Untuk meredam suara keras itu, tiga orang berlengan dan tubuh cukup kekar itu menyumpalkan kapas ke telinga mereka.
Tak lupa sepatu safety dikenakan untuk melindungi kaki dari benda logam keras di bengkel pada umumnya.
Hitam jelaga dari pembakaran arang sudah menjadi teman keseharian, beterbangan menyatu dengan keringat mereka para Pande Besi.
Bukannya kepanasan, pancaran api dari tungku penyepuhan plat besi justru jadi energi mereka memproduksi puluhan cangkul di bengkel.
Ya, kegiatan itu sedang dilakukan para Pande Besi di UMKM UD Arum Sari, Dukuh Karangpoh, Desa Padas, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Hari itu Senin 25 September 2023, pemilik UD Arum Sari Supriyanto (57) dibantu tiga pekerjanya sedang mengerjakan pesanan puluhan cangkul untuk kebutuhan proyek.
“Ada pesanan cangkul proyek 100 buah dikirim ke Pekalongan. Kita bisa kerjakan 30 item satu harinya untuk cangkul sambung baja. Kalau yang non baja (untuk pertanian biasanya) itu bisa produksi 50 item satu hari,” kata Supriyanto.
Supriyanto menjelaskan, proses pembuatan cangkul di bengkel dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan yakni pelat besi biasa dan pelat baja.
Cangkul proyek sambung baja menggunakan pelat besi ketebalan 2,8 mm, kemudian digambar sesuai ukuran dan dipotong. Selanjutnya ada proses las, pres, bor, penempaan, gerinda, hingga tahap penyelesaian atau finishing.
Secara umum harga cangkul Pande Besi UD Arum Sari dari bermacam jenis yang termurah Rp 37.500 sampai Rp 120 ribu.
Tak hanya cangkul untuk pertanian, perkebunan, dan proyek saja, UMKM Pande Besi UD Arum Sari juga membuat sabit, parang, cetakan batako, dodos sawit dan lain-lain.
Bermodal Rp 1 Juta pada 1989
Supriyanto, ayah tiga orang anak itu menamai usahanya dengan UD Arum Sari karena merupakan asma dari putri pertamanya.
Tag
Berita Terkait
-
Temu Bisnis IKM Solo Raya, YDBA Astra-Kemenperin Suntik Semangat agar Naik Kelas dengan Fasilitasi Pemasaran
-
Merawat yang Tersisih, Kertas dari Serat Kotoran Gajah-Panda di Taman Safari Indonesia dan Kontribusi UMKM Binaan YDBA
-
Peran Asyik YDBA Comblangkan IKEA dan 2 UMKM Kerajinan Daur Ulang Sampah dari Desa Tarikolot
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Kebakaran Pabrik Plastik di Cibolerang Bandung, Asap Hitam Membumbung
-
Tips Puasa Lancar, Ini 5 Makanan Harus Dihindari
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Hadiah dari Menantu Pengangguran
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!