SUARA SEMARANG - Ada dua usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang memroduksi kerajinan dari daur ulang sampah dan limbah dari Desa Tarikolot, Kabupaten Bogot, Jawa Barat.
Pentingnya kemajuan dan keberlanjutan UMKM tersebut membuat YDBA terus mendampinginya bahkan memperkenalkan dengan stakeholder nasional seperti IKEA Indonesia.
Peran UMKM kerajinan hingga produk rumah tangga dari bahan daur ulang amat sangat penting, hal ini menjadi nilai tersendiri untuk YDBA mengajak pelaku usaha supaya naik kelas.
YDBA ingin mendukung UMKM di Indonesia naik kelas, mandiri dan berkelanjutan, dengan cara terus berkomitmen melakukan kolaborasi bersama berbagai stakeholder baik, pemerintah, swasta, asosiasi, akademisi maupun UMKM.
Kali ini, dalam menjajaki kolaborasi dengan stakeholder, YDBA mengajak salah satu stakeholder yaitu IKEA Indonesia untuk hadir dalam #AsikBersamaUMKM di Tarikolot Bogor, akhir pekan lalu.
Kegiatan serupa sebelumnya juga dilakukan di Jawa Tengah yakni mengunjungi industri kecil menengah (IKM) di Tegal dan Solo.
Dalam kegiatan #AsikBersamaUMKMpekan lalu itu, YDBA memperkenalkan dua UMKM binaannya di Desa Tarikolot Bogor, Jawa Barat yakni Dewoz Art dan CV Harapan Mandiri.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Pengurus YDBA, Sigit P Kumala; SMEs Coordinator IKEA Indonesia, Rimaditya Prameswari; Pemilik Dewoz Art, Suwarto dan Bayu Agusworo; Pemilik CV Harapan Mandiri, Afendi serta Koordinator Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) YDBA di Tarikolot Bogor, Anugrah.
"YDBA berupaya memberikan pembinaan kepada UMKM, agar bisa menghasilkan produk sesuai dengan QCD (quality, cost, delivery) yang dibutuhkan customer," kata Sigit P Kumala.
Setelah melalui tahap tersebut, Astra melalui YDBA memperkenalkan UMKM kepada stakeholder yang berpotensi untuk berkolaborasi.
Melalui kegiatan #AsikBersamaUMKM ini, Sigit berharap bisa menjadi kesempatan UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada stakeholder dengan harapan akan ada tahapan bisnis yang bisa ditindaklanjuti.
Dewoz Art
Sebagai perkenalan, Dewoz Art merupakan UMKM binaan YDBA yang tekah menjalankan lini bisnisnya itu sejak 25 Maret 2008.
Dewoz Art memulai dari bisnis kerajinan tangan dengan produk pot kembang plastik, lukisan rumput dan limbah besi yang diubah menjadi sebuah miniatur.
Saat ini Dewoz Art sudah mengembangkan sayap dengan fokus pada fabrikasi kayu berbahan jati belanda yang dikombinasikan metal/besi menjadi berbagai produk furniture maupun perlengkapan rumah tangga.
Berita Terkait
-
Temu Bisnis IKM Solo Raya, YDBA Astra-Kemenperin Suntik Semangat agar Naik Kelas dengan Fasilitasi Pemasaran
-
Merawat yang Tersisih, Kertas dari Serat Kotoran Gajah-Panda di Taman Safari Indonesia dan Kontribusi UMKM Binaan YDBA
-
Peran YDBA Astra-Pamapersada Nusantara Gaet Dewoz Art, UMKM Kayu Besi yang Suplai Alat Sekolah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Segmen Kaya Melaju Kencang, Volume Penjualan Kartu Kredit BRI Melonjak 45 Persen
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy