SUARA SEMARANG - Langkah edukatif terkait kiat-kiat keselamatan berkendara dilakukan alumni Muda dan akademisi UNDIP, UNNES, dan UNS yang tergabung dalam loyalis Pena Mas Ganjar kepada puluhan sopir angkutan umum di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan para sopir angkutan umum sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat berbagai macam faktor.
Acara itu diselenggarakan di Burjo Semarang Vol 2, Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (14/10/23).
"Kami ada beberapa diskusi perihal keluh kesah dari sopir angkot terus ada kita seminar untuk keselamatan kerja atau K3 untuk sopir angkot ataupun yang ada di jalanan," jelas Koorda Pena Mas Ganjar Kudus, Nor Rahmat Sholichin mewakili Koorwil Jateng.
Keselamatan berkendara penting untuk ditanamkan dan dibudayakan dalam diri. Mengingat para sopir memiliki tanggung jawab yang lebih berat lantaran membawa sejumlah penumpang.
Menurut Sholichin budaya tertib berlalulintas juga menambah kenyamanan dan keamanan para penumpang ketika menaiki transportasi umum.
"Untuk tujuan hari ini yaitu memberikan seminar ataupun pembelajaran edukasi terkait K3 ataupun keselamatan kerja lah yang ada di jalanan entah itu meminimalisir kecelakaan," ungkap dia.
Selain sosialisasi keselamatan berkendara, Pena Mas Ganjar juga menampung aspirasi dari para sopir angkot dan akan disampaikan kepada Ganjar Pranowo untuk ditindaklanjuti.
"Jadi, untuk kami sebagai sukarelawan Pena Mas Ganjar yang dimana memang secara kedudukan politik kita ada kedekatan ataupun kita mempunyai hak tersendiri untuk memberikan aspirasi kepada pak Ganjar," ucap dia.
Baca Juga: Tak Dibawa STY ke Brunei, Marselino Ferdinan Pilih untuk Balik ke Belgia
"Karena memang namanya kita turun ke lapangan kita mengumpulkan aspirasi yang ada untuk diberikannya agar ketika Pak Ganjar memimpin itu memang cakap terkait permasalahan yang ada di lapangan," pungkas dia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?