SuaraSerang.id - Satuan Tugas Mabes Polri dijadwalkan akan menggelar sidang etik terkait pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J besok, Kamis (25/8/2022).
Proses Code of Conduct ini akan menentukan keanggotaan Ferdy Sambo (FS) sebagai anggota Polri. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan III Komisi DPR di Gedung Nusantara II Kompleks Senayan, Rabu (24/8/2022).
"Terhadap saudara FS sendiri nanti hari Kamis akan dilaksanakan sidang komisi kode etik untuk keputusannya apakah yang bersangkutan masih bisa menjadi anggota Polri atau tidak," jelas Listyo.
Pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J, Kapolri mengatakan tidak semua orang ditetapkan sebagai tersangka pelanggar kode etik. Ada juga 35 polisi yang diduga melanggar kode etik.
Meskipun demikian, Listyo menegaskan bahwa mereka akan menyelesaikan peran masing-masing. Penyidik akan mempertimbangkan apakah mereka adalah bagian dari TKP Brigadir J atau apakah mereka tidak menyadari bahwa mereka terjebak dalam sebuah skenario yang konon dirancang oleh Ferdy Sambo.
Semua ini, lanjut Listyo, diselesaikan dalam proses etika. "Jika yang bersangkutan berada di bawah tekanan atau tidak tahu apa yang mereka lakukan adalah bagian dari skenario, atau bahkan Anda ikut serta di panggung, jadi nanti tim yang mengatur kode etiknya,” jelasnya.
Listyo mengumumkan bahwa peran seluruh anggota Polri yang diperiksa dalam kasus pembunuhan Brigadir J akan menjadi dasar penjatuhan sanksi. (*)
Sumber : Purwasuka Suara
Baca Juga: Ulang Tahun Ke-17, Bonge Dapat Hadiah Spesial dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavian
Berita Terkait
-
Baru Mau Disidang Etik, Irjen Ferdy Sambo Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Polri
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri Terima Surat Pengunduran Diri Ferdy Sambo sebagai Anggota Polri
-
Kapolri Ogah Ungkap Sosok Jenderal Bintang Tiga Ancam Mundur Soal Kasus Sambo: Jajaran Kami Kompak
-
Kapolri Jawab Motif Pembunuhan Brigadir J, 'Perselingkuhan dan Pelecehan'
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo
-
5 Motor Matic Bekas 10 Jutaan Terbaik: Ini Cara Cek Odometer Asli vs Direset
-
Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT
-
Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat
-
Senandung Gugusan Bintang, Perjalanan Baru Jakarta Movin Allstars di Luar Panggung Teater Musikal
-
Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka
-
KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi
-
Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli