/
Selasa, 30 Agustus 2022 | 21:18 WIB
Ilustrasi mengalami kecemasan suasana kerja (Pexels.com/Yan Krukov)

SuaraSerang.id - Adanya gangguan Kecemasan sosial (SAD), atau dikenal juga sebagai fobia sosial, adalah ketakutan jangka panjang terhadap situasi sosial yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Orang dengan SAD acap kali takut dihakimi atau melakukan hal yang salah ketika berada dalam situasi sosial.

Anda merasa bahwa semua orang melihat Anda. SAD juga dapat menyebabkan gejala fisik seperti berkeringat dan mual.

Pekerjaan dapat menjadi tantangan bagi penderita SAD, karena sebagian besar Pekerjaan melibatkan interaksi dengan orang lain, menerima kritik, dan ulasan kinerja berkelanjutan, yang semuanya dapat memicu kecemasan ekstrem.


Dalam panduan ini Anda akan mempelajari kiat praktis agar bisa mengatasi kecemasan sosial di tempat kerja.

Untuk mengatasi kecemasan sosial Anda, Anda perlu memahami mengapa Anda merasa cemas, mempertanyakan pikiran tidak realistis Anda, dan secara bertahap menghadapi ketakutan Anda. Anda juga bisa belajar untuk tenang saat merasa cemas.

Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda mengurangi kecemasan sosial di pekerjaan.


1. Memahami siklus kecemasan sosial

Memahami bagaimana kecemasan sosial terjadi dan mengapa itu terus berlanjut, ini dapat membantu Anda merasa berdaya untuk mengatasinya. Akan sangat membantu untuk mengingat bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan kita semuanya terhubung dengan cara yang dapat menyebabkan kecemasan sosial berlanjut.

Berikut adalah contoh bagaimana pikiran, perasaan, dan tindakan dapat membuat Anda terjebak dalam lingkaran kecemasan sosial:

Baca Juga: 6 Anggota TNI Terlibat Kasus Mutilasi Warga di Mimika Papua, Motifnya Ekonomi

-       Anda memiliki pikiran yang tidak membantu (mis., "Semua rekan kerja saya menganggap saya membosankan" ).

-       Tindakan Anda dibentuk oleh pemikiran-pemikiran itu (misalnya, hindari berbicara dengan rekan kerja dengan makan siang sendirian di meja Anda).

-       Tindakan Anda membuat Anda merasa lebih buruk (misalnya Anda merasa lebih kesepian dengan rekan kerja Anda).

-       Tindakan anda memicu lebih banyak pikiran negatif, (seperti tidak ada gunanya berbicara dengan orang lain) yang dapat mencegah Anda menghindari situasi sosial.

-       Kecemasan sosial sering kali datang dengan gejala fisik, yang juga dapat Anda temukan dalam siklus menjebak Anda. (Misalnya, Anda mungkin gugup dan berkeringat lebih banyak dari biasanya saat berbicara dengan orang lain). Jika Anda pernah mengalami gejala ini sebelumnya, Anda mungkin khawatir untuk mengalaminya lagi, yang dapat membuat Anda semakin enggan untuk bersosialisasi.

2. Identifikasi pemicu kecemasan Anda

Load More