SuaraSerang.id - Adanya gangguan Kecemasan sosial (SAD), atau dikenal juga sebagai fobia sosial, adalah ketakutan jangka panjang terhadap situasi sosial yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Orang dengan SAD acap kali takut dihakimi atau melakukan hal yang salah ketika berada dalam situasi sosial.
Anda merasa bahwa semua orang melihat Anda. SAD juga dapat menyebabkan gejala fisik seperti berkeringat dan mual.
Pekerjaan dapat menjadi tantangan bagi penderita SAD, karena sebagian besar Pekerjaan melibatkan interaksi dengan orang lain, menerima kritik, dan ulasan kinerja berkelanjutan, yang semuanya dapat memicu kecemasan ekstrem.
Dalam panduan ini Anda akan mempelajari kiat praktis agar bisa mengatasi kecemasan sosial di tempat kerja.
Untuk mengatasi kecemasan sosial Anda, Anda perlu memahami mengapa Anda merasa cemas, mempertanyakan pikiran tidak realistis Anda, dan secara bertahap menghadapi ketakutan Anda. Anda juga bisa belajar untuk tenang saat merasa cemas.
Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda mengurangi kecemasan sosial di pekerjaan.
1. Memahami siklus kecemasan sosial
Memahami bagaimana kecemasan sosial terjadi dan mengapa itu terus berlanjut, ini dapat membantu Anda merasa berdaya untuk mengatasinya. Akan sangat membantu untuk mengingat bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan kita semuanya terhubung dengan cara yang dapat menyebabkan kecemasan sosial berlanjut.
Berikut adalah contoh bagaimana pikiran, perasaan, dan tindakan dapat membuat Anda terjebak dalam lingkaran kecemasan sosial:
Baca Juga: 6 Anggota TNI Terlibat Kasus Mutilasi Warga di Mimika Papua, Motifnya Ekonomi
- Anda memiliki pikiran yang tidak membantu (mis., "Semua rekan kerja saya menganggap saya membosankan" ).
- Tindakan Anda dibentuk oleh pemikiran-pemikiran itu (misalnya, hindari berbicara dengan rekan kerja dengan makan siang sendirian di meja Anda).
- Tindakan Anda membuat Anda merasa lebih buruk (misalnya Anda merasa lebih kesepian dengan rekan kerja Anda).
- Tindakan anda memicu lebih banyak pikiran negatif, (seperti tidak ada gunanya berbicara dengan orang lain) yang dapat mencegah Anda menghindari situasi sosial.
- Kecemasan sosial sering kali datang dengan gejala fisik, yang juga dapat Anda temukan dalam siklus menjebak Anda. (Misalnya, Anda mungkin gugup dan berkeringat lebih banyak dari biasanya saat berbicara dengan orang lain). Jika Anda pernah mengalami gejala ini sebelumnya, Anda mungkin khawatir untuk mengalaminya lagi, yang dapat membuat Anda semakin enggan untuk bersosialisasi.
2. Identifikasi pemicu kecemasan Anda
Berita Terkait
-
Bumi dan Lukanya: Kisah Anak Bungsu yang Tidak Diinginkan
-
Fobia Michael Jackson, Gadis Ini Terkena Serangan Panik saat Melihat Seseorang Cover Lagu 'Thriller'
-
Mengatasi Kecemasan Sosial, 8 Tips Bersosialisasi Setelah Penguncian Diri
-
Akibat Sering Dipaksa Menikah oleh Orangtua, Gadis 27 Tahun Ini Alami Kecemasan Parah
-
Gangguan Kecemasan Bisa Diturunkan dari Ibu ke Anak-anaknya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang