SuaraSerang.id - Tingginya jumlah perokok erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah penyakit akibat merokok. Produk tembakau alternatif diharapkan menjadi jawaban untuk mengurangi prevalensi merokok dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Mantan Direktur Riset Kebijakan dan Kerjasama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tikki Pangestu mengatakan Indonesia memiliki 69 juta perokok.
Tingginya angka perokok tidak hanya berimplikasi pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berimplikasi pada sosial ekonomi. Alasannya adalah pemerintah juga menghadapi tekanan pada anggaran perawatan kesehatan karena kebiasaan merokok.
“Dari sudut pandang kesehatan dan sosial ekonomi, dibutuhkan strategi dan intervensi serta aturan untuk mengurangi prevalensi merokok di Indonesia,” ungkap Tikki dalam sebuah diskusi daring bertajuk 'Reducing the Harm of Smoking: Is Tobbaco Harm Reduction Feasible?' pada Jumat (2/9/2022).
Menurut dia, strategi pemerintah saat ini adalah menerapkan konsep 'harm reduction' melalui penggunaan produk tembakau alternatif seperti tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik serta kantong nikotin.
Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif dapat mengurangi risiko hingga 90 hingga 95 persen dibandingkan dengan rokok.
Produk alternatif tembakau akan lebih efektif dalam mengurangi prevalensi merokok jika pemerintah meningkatkan akses dan memperluas penyebaran informasi yang akurat kepada perokok dewasa.
Tentu dengan cara ini, semakin banyak perokok dewasa yang berjuang untuk berhenti dan akan beralih ke produk tembakau alternatif serta penjualan rokok juga akan mulai menurun.
”Ini adalah strategi inti untuk mengatasi masalah yang sangat kompleks seperti sekarang, produk alternatif yang dikembangkan secara teknologi dan inovatif seperti ini memiliki potensi yang sangat besar,” ujar Tikki.
Baca Juga: Anies: Kondisi Jakarta saat ini cukup ramah bagi pejalan kaki
Ahli onkologi Inggris Peter Harper menambahkan bahwa sumber beberapa penyakit rokok adalah asap, yang merupakan hasil dari proses pembakaran.
"Anda merokok menghirup nikotin, namun Anda mati karena asapnya," kata Harper.
Karena itulah Harper menyarankan perokok dewasa untuk berhenti merokok. Jika sulit untuk berhenti merokok, produk tembakau alternatif atau elektrik adalah pilihan yang baik, karena produk rokok elektrik menggunakan sistem pemanasan, tentu berbeda seperti rokok pada umumnya.
Dengan penerapan sistem kerja ini, produk rokok dengan tembakau alternatif, tentu tidak menghasilkan asap atau abu.
“Berhenti merokok dengan segera adalah pilihan terbaik. Ketika cara saat ini tidak berhasil, produk inovatif dapat memberikan solusi untuk membantu mereka yang tengah berjuang berhenti merokok sambil mengurangi dampak kesehatannya," jelas Harper.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Perda Kawasan Tanpa Rokok, Kepentingan Konsumen Minta Diakomodir
-
Nomophobia, Ketakutan Berlebihan Saat Jauh dari Ponsel
-
Terpopuler Kesehatan: Bayi Baru Lahir Hampir Masuk Toilet, Karyawan Izin Sakit Dipecat Bos
-
Survei MMB: Satu dari Dua Karyawan Rasakan Stres Setiap Hari
-
Delegasi KTT G20 Wajib Scan QR PeduliLindungi, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dalam 14 Bahasa
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Beda Prinsip, Yoo Yeon Seok dan Esom Bakal Adu Chemistry di Phantom Lawyer
-
Tembok Pagar Setinggi 5 Meter Roboh Timpa Pelataran SMPN 182 Jaksel, Diduga Akibat Tanah Labil
-
Dasco Ungkap Pengusaha ASEAN Diculik, Indonesia Kini Jadi 'Surga' bagi Investor
-
Kulit Sawo Matang Pakai Cushion Warna Apa? Cek 5 Rekomendasi yang Terbaik
-
Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu
-
Dean James Ambil Langkah Ikuti Jejak Calvin Verdonk
-
Raheem Sterling Terkendala Izin Kerja, Belum Bisa Latihan Bersama Feyenoord
-
Sambut Ramadan 2026, Ini Deretan Sinetron dan Serial Streaming Pilihan untuk Sahur dan Berbuka Puasa
-
Anti Lemas! Ini Menu Sahur dan Buka Puasa Sehat yang Wajib Dicoba Saat Ramadan
-
Jangan Salah Beli! 5 Laptop Gaming Paling Aman di Awal 2026