SerangSuara.id - Kenaikan harga BBM subsidi terus diikuti oleh kenaikan sejumlah tarif. Selain angkutan umum seperti angkot dan bus, tarif ojek online juga turut terkerek naik.
Dalam konferensi pers virtual, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno mengumumkan kenaikan tarif ini.
Hendro katakan, sesua dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nommor 458 tahun 2020, ada tiga zona pembagian tarif ojek online.
Ketiga zona tersebut ialah Zona I yang meliputi Jawa, Sumatera, dan Bali. Zona II yang meliputi wilayah Jabodetabek. Serta Zona 3 yang meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.
Pada Zona I, kenaikan tarif batas bawah naik dari yang semula Rp1.850 per km menjadi Rp2.000 per km. Sementara tarif batas atasnya naik dari Rp2.300 per km menjadi Rp2.500 per km.
Sementara untuk Zona II tarif batas bawahnya naik dari Rp2.250 per km menjadi Rp2.550 per km. Lalu tarif batas atas naik dari Rp2.650 per km menjadi Rp2.800 per km.
Sedangkan untuk Zona III tarif batas bawah naik dari Rp2.100 per km menjadi Rp2.300 per km. Kemudian tarif batas atasnya naik menjadi Rp2.750 per km dari sebelumnya Rp2.600 per km.
Bagi masyarakat Serang, kenaikan tarif ojol ini menyusul naiknya tarif angkutan umum perkotaan dan bus. Sebelumnya diberitakan, sejumlah trayek angkot di Serang telah memutuskan untuk menaikkan tarif.
Selain itu, perusahaan bus dengan rute Serang - Grogol juga mulai menaikkan tarif terhitung pada Kamis, 8 September 2022.
Baca Juga: Gandeng Kejaksaan, Pemkab Serang Berhasil Tagih Piutang Pajak Miliaran Rupiah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga