Suaraserang.id - Sebanyak 9.300 warga Kabupaten Serang yang terkena dampak langsung kenaikan harga BBM menerima bantuan langsung tunai atau BLT dari Pemprov Banten.
Setelah Rapat Koordinasi Strategi BLT Provinsi Banten dengan Sekda Banten Plt, Tranggono, dan seluruh Sekda Provinsi Banten di Wilayah Administrasi Provinsi Banten (KP3B) Tengah di Curug Kota Serang, Rabu, menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan dampak kenaikan harga bahan bakar.
Rapat koordinasi ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Mendagri tentang tindak lanjut subsidi BBM,” kata Entus.
Entus mengatakan, sudah di sampaikan bahwa masing-masing daerah harus melakukan upaya
untuk melakukan langkah-langkah bagaimana di daerah masing-masing supaya bisa kondusif
atas kenaikan harga BBM.
Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan langsung tunai atau BLT sebagaimana arahan dari Pemerintah Pusat. “Pemerintah Provinsi Banten sesuai dengan kemampuan anggaran sudah mengalokasikan untuk menyalurkan BLT bagi 75.613 orang se Provinsi Banten, untuk di Kabupaten Serang itu mendapat alokasi sekitar 9.300 orang, dan ini harus ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Serang,” katanya.
Oleh karena itu, Entus memastikan akan mengadakan rapat dengan dinas terkait khususnya
dengan Dinas Sosial (Dinsos), Badan Pengelolaan Keuangan dan Arsip Daerah (BPKAD),
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten
Serang untuk segera menindak lanjuti arahan dari Pemerintah Provinsi Banten khususnya untuk
pemberian BLT yang sudah disepakati, bahwa yang akan menerima adalah yang terdata di
dalam non DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang ada di masing-masing
kabupaten kota.
“Dengan prioritas, kepada profesi sopir, tukang ojek, nelayan, pelaku UMKM dan profesi lain
yang terkena dampak langsung kenaikan BBM,” katanya.
Sedangkan untuk bantuan yang bersumber dari dana Pemda Kabupaten Serang sendiri
sebagaimana kebijakan pemerintah pusat, bahwa daerah harus mengalokasikan minimal 2
persen dari DAU (Dana Alokasi Umum) yang diterima untuk hal yang sama.
“Ini kita (Pemkab Serang) sedang rumuskan untuk di Kabupaten Serang. Kami menyampaikan
terima kasih atas respon yang cepat dari Pemprov Banten, sehingga hari ini para sekda
kabupaten/kota se Provinsi Banten,” ucap Entus.
Baca Juga: PKS Walk-out dari Paripurna, Tolak Kenaikan BBM subsidi
ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep